Kemarin malam, saat gw pulang, gak ada makanan di meja. Gak terlalu lapar sih, tapi kalau gak makan, entar malam bisa laper dan agak susah tidur. Satu yang gak terlalu mengenyangkan tapi cukup lah, dan yang penting instan, apa lagi kalau bukan mie.
Gw langsung buka lemari buat mencari mie. Pas masak, tepat setelah gw masukin telur, apinya mati, running out of gas. Otomatis, bingung donk gw. Gak ada gas cadangan. masak gw mau makan mie setengah matang. T.T
Tanggung, gw angkat aja pancinya. Gw keluar rumah, tujuan gw ke tetangga sebelah gw.
"Ni, ada gas? numpang masak donk bentar..." tanya gw.
Ni Ria, tetangga gw yang juga orang padang, senyum-senyum ngeliat gw dateng bawa panci.
"Lagi masak mie, terus mati" terang gw.
"masih setengah mateng ya?!"
"he'eh"
Akhirnya, gw numpang masak bentar disana. Saat masak, yang ada di pikiran gw waktu itu adalah merasa beruntung. Untung gw tinggal di kampung, senangnya tinggal di kampung, susah pun bisa minta bantu tetangga, dekat dan praktis. Gak yakin gw kalau tinggal di komplek, gengsi, jaim, dan sebagainya bisa aja menghalangi hal seperti ini.
Hari ini kepikiran untuk menyelesaikan chapter 3 dari night prince yang gw bikin cerita itu. Dari kemarin malam kepikiran. banyak banget yang ada di pikiran gw. Jadi, kali ini satu chapter saja cukup panjang. Masalahnya, gw membuatnya dari tahap menulis di kertas dulu, baru mengetik. menulisnya sambil berpikir aja sudah dari semalam. Dan mengetiknya hampir 1 jam T.T. tapi sekali lagi, gw puas :D
Furthermore...!
Kamis, 29 April 2010
Rabu, 28 April 2010
Night Prince, sebuah cerita fiksi pertama gw, untuk pertama dan terakhir
Semalam, pikiran gw terganggu, itu semua karena gw baca thread di CYSTG (CAN YOU SOLVE THIS GAME?, Semacam forum teka-teki). Sudah lama gw gak bikin thread teka-teki disana. Tapi, gw tertarik denga suatu thread, Membuat kumpulan cerita dari detektif-detektif fiktif buatan kaskuser CYSTG.
Karena hal ini, timbul pemikiran yang dulu pernah terlintas di pikiran gw, membuat cerita tentang dunia kasus-kasus. Tepat sekali momentnya dengan mood gw yang lagi doyan menulis ini.
Sekitar pukul 8 malam, sebuah ide terlintas. Gak mau hilang, gw buru-buru mengambil alat tulis. Gw tulis sedikit, lalu gw tinggal, sambil terus berpikir, nanti balik lagi, menulis lagi, corat-coret di beberapa bagian.
Nggak terasa, gw sudah menyelesaikan satu scene, dan waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 12 malam. Gw rasa sudah cukup bagus pembukaan cerita ini, gw tutup buku tulis itu, dan secepat hilangnya kereta api dari pandangan orang stasiun, suara disekitar semakin sayup, dan gw tertidur.
***
Akhirnya gw posting tulisan gw tadi malam, kali ini, gw sangat mengharap tanggapan orang atas tulisan gw ini, ah, tapi gw rasa ini sudah cukup bagus. lebih baik gw berpikir untuk chapter 2.
Bani lagi-lagi datang hari ini, dengan pakaian rapi, sudah yakin gw kalau dia habis melamar kerja. Disusul harjiko yang ingin main ke sini, dia datang sekitar jam 11 siang. Masih sibuk dengan ketertarikan baru gw, gw kurang banyak ngobrol dengan mereka kali ini.
Dari sekitar jam 3 sore, gw coba untuk memulai membuat chapter 2. agak sulit juga kalau membuat di warnet. Sempit, dan udara yang kurang, membuat pikiran kurang konsen. Lagi-lagi cukup lama gw membuat chapter 2 ini. Pas sesudah adzan maghrib, gw rampung menyelesaikan chapter 2 beserta mempostingnya.
Semangat :D
yang mau tahu ceritanya, bisa lihat disini!!! Furthermore...!
Karena hal ini, timbul pemikiran yang dulu pernah terlintas di pikiran gw, membuat cerita tentang dunia kasus-kasus. Tepat sekali momentnya dengan mood gw yang lagi doyan menulis ini.
Sekitar pukul 8 malam, sebuah ide terlintas. Gak mau hilang, gw buru-buru mengambil alat tulis. Gw tulis sedikit, lalu gw tinggal, sambil terus berpikir, nanti balik lagi, menulis lagi, corat-coret di beberapa bagian.
Nggak terasa, gw sudah menyelesaikan satu scene, dan waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 12 malam. Gw rasa sudah cukup bagus pembukaan cerita ini, gw tutup buku tulis itu, dan secepat hilangnya kereta api dari pandangan orang stasiun, suara disekitar semakin sayup, dan gw tertidur.
***
Akhirnya gw posting tulisan gw tadi malam, kali ini, gw sangat mengharap tanggapan orang atas tulisan gw ini, ah, tapi gw rasa ini sudah cukup bagus. lebih baik gw berpikir untuk chapter 2.
Bani lagi-lagi datang hari ini, dengan pakaian rapi, sudah yakin gw kalau dia habis melamar kerja. Disusul harjiko yang ingin main ke sini, dia datang sekitar jam 11 siang. Masih sibuk dengan ketertarikan baru gw, gw kurang banyak ngobrol dengan mereka kali ini.
Dari sekitar jam 3 sore, gw coba untuk memulai membuat chapter 2. agak sulit juga kalau membuat di warnet. Sempit, dan udara yang kurang, membuat pikiran kurang konsen. Lagi-lagi cukup lama gw membuat chapter 2 ini. Pas sesudah adzan maghrib, gw rampung menyelesaikan chapter 2 beserta mempostingnya.
Semangat :D
yang mau tahu ceritanya, bisa lihat disini!!! Furthermore...!
Selasa, 27 April 2010
Net Detective Indonesia, forum detective
Kemaren, gak ada yang spesial sebenarnya. Tapi, ada juga kejadian unik kemaren.
Gw, biasa jalan kaki ke warnet dari rumah. Seperti biasa, waktu itu gw jalan lewat gang yang tembusannya sebuah sekolah. Di mulut gang, gak ada yang aneh, masih seperti biasa.
Tiba saat dimana gw mendekati ujung gang. Jiah, ada pemandangan beberapa orang berseragam putih-putih sedang berbaris, sekolah sedang upacara. Gak enak kalau mengganggu. Pertama, Gw menghargai upacara, sesuatu yang gak hormat kalau gw lewat sembarangan. Kedua, gak enak donk dengan sekolahnya, apa jadinya kalau orang gak bertanggung jawab men-cap sekolah aneh-aneh, cukup tahu gw omongan orang tentang hal seperti ini.
Malam harinya, saat gw pulang, di jalan ada hal yang membuat gw agak kaget. Sebuah angkot berjalan lambat, motor di belakangnya gak tau kenapa lepas kendali, dan tepat merosot di depan gw. Pengandara motornya langsung lepas motor, lalu motornya masih terpengaruh gaya dan mengarah ke gw. Kondisi jalanan yang masih sedikit berdebu tanah, bekas dari galian dulu, memperkecil gaya gesek. Dari melihat cara jatuhnya, kalau jalan aspal biasa mungkin berhenti 1 meter dari saat jatuh. Dengan memperkirakan sedikit, akhirnya gw mundur 1-2 langkah, dan motor itu, tepat berhenti kurang dari 20 centimeter dari gw. Fiuhh... aman.
Satu kejadian unik kemarin malam. Saat gw turun dari angkot, gw lanjutkan dengan berjalan sampai rumah. Gw putar music player di HP gw sambil jalan. Di tengah jalan, gw bertemu bude, penjual nasi kuning tetangga gw itu.
"itu orang nyasar kali ya?"
"yang mana bude? itu?"
"iya, kok arahnya kesitu? kayaknya mau hadirin aqiqah"
"emang ada aqiqahan dimana bude?"
"itu, Dirumah rizky"
"loh"
Mungkin gw salah denger, gw bicara sambil mendengarkan playlist gw. Dan belum sempat nanya lagi, bude udah asyik ngobrol dengan tetangga lain yang lewat. Ah, bener nih gw salah denger, masa gw sendiri gak tau.
Sampai rumah, ada sekumpulan orang yang sudah akrab gw lihat, beberapa anggota jama'ah masjid. Keraguan gw sirna sudah, melihat pemandangan ini, dengan yakin gw simpulkan bahwa benar diadakan aqiqah di rumah gw tanpa sepengetahuan gw :(
***
Hari ini, ada satu situs baru yang gw kunjungi, yaitu "Net Detective Indonesia". Dari namanya sudah bisa ditebak, ini adalah forum seputar detektif. berbeda dari forum kaskus.us yang merupakan kumpulan besar berbagai forum, di forum ini lebih berorientasi ke forum teka-teki saja, walau ada beberapa forum sampingan yang serupa, tapi, di forum ini bisa lebih diimprove lagi untuk kebutuhan para pecinta detektif.
Kelebihan dari situs ini adalah sistem codingnya lebih enak menurut gw, dan juga emoticonnya yang bermacam-macam. diambil dari berbagai jenis. Dan satu yang paling penting, adanya fasilitas Chat box yang bisa digunakan semua anggota. Inilah yang kurang dari kaskus.us, di forum teka-teki, feature ini menurut gw sangat penting. pembicaraan didalam suatu thread aja kurang cukup. butuh komunikasi lanjutan untuk berbagai topik. Ini benar-benar nilai plusnya :D
Tak ada gading yang tak retak. Situs ini juga memiliki kekurangan. yaitu kurang user-friendly dan layout. Tapi, ini masih OK, hal ini bisa terbiasa sejalan dengan waktu. Tapi bukan berarti gw gak mengharap perubahan disana :D Furthermore...!
Gw, biasa jalan kaki ke warnet dari rumah. Seperti biasa, waktu itu gw jalan lewat gang yang tembusannya sebuah sekolah. Di mulut gang, gak ada yang aneh, masih seperti biasa.
Tiba saat dimana gw mendekati ujung gang. Jiah, ada pemandangan beberapa orang berseragam putih-putih sedang berbaris, sekolah sedang upacara. Gak enak kalau mengganggu. Pertama, Gw menghargai upacara, sesuatu yang gak hormat kalau gw lewat sembarangan. Kedua, gak enak donk dengan sekolahnya, apa jadinya kalau orang gak bertanggung jawab men-cap sekolah aneh-aneh, cukup tahu gw omongan orang tentang hal seperti ini.
***
Malam harinya, saat gw pulang, di jalan ada hal yang membuat gw agak kaget. Sebuah angkot berjalan lambat, motor di belakangnya gak tau kenapa lepas kendali, dan tepat merosot di depan gw. Pengandara motornya langsung lepas motor, lalu motornya masih terpengaruh gaya dan mengarah ke gw. Kondisi jalanan yang masih sedikit berdebu tanah, bekas dari galian dulu, memperkecil gaya gesek. Dari melihat cara jatuhnya, kalau jalan aspal biasa mungkin berhenti 1 meter dari saat jatuh. Dengan memperkirakan sedikit, akhirnya gw mundur 1-2 langkah, dan motor itu, tepat berhenti kurang dari 20 centimeter dari gw. Fiuhh... aman.
***
Satu kejadian unik kemarin malam. Saat gw turun dari angkot, gw lanjutkan dengan berjalan sampai rumah. Gw putar music player di HP gw sambil jalan. Di tengah jalan, gw bertemu bude, penjual nasi kuning tetangga gw itu.
"itu orang nyasar kali ya?"
"yang mana bude? itu?"
"iya, kok arahnya kesitu? kayaknya mau hadirin aqiqah"
"emang ada aqiqahan dimana bude?"
"itu, Dirumah rizky"
"loh"
Mungkin gw salah denger, gw bicara sambil mendengarkan playlist gw. Dan belum sempat nanya lagi, bude udah asyik ngobrol dengan tetangga lain yang lewat. Ah, bener nih gw salah denger, masa gw sendiri gak tau.
Sampai rumah, ada sekumpulan orang yang sudah akrab gw lihat, beberapa anggota jama'ah masjid. Keraguan gw sirna sudah, melihat pemandangan ini, dengan yakin gw simpulkan bahwa benar diadakan aqiqah di rumah gw tanpa sepengetahuan gw :(
***
Hari ini, ada satu situs baru yang gw kunjungi, yaitu "Net Detective Indonesia". Dari namanya sudah bisa ditebak, ini adalah forum seputar detektif. berbeda dari forum kaskus.us yang merupakan kumpulan besar berbagai forum, di forum ini lebih berorientasi ke forum teka-teki saja, walau ada beberapa forum sampingan yang serupa, tapi, di forum ini bisa lebih diimprove lagi untuk kebutuhan para pecinta detektif.
Kelebihan dari situs ini adalah sistem codingnya lebih enak menurut gw, dan juga emoticonnya yang bermacam-macam. diambil dari berbagai jenis. Dan satu yang paling penting, adanya fasilitas Chat box yang bisa digunakan semua anggota. Inilah yang kurang dari kaskus.us, di forum teka-teki, feature ini menurut gw sangat penting. pembicaraan didalam suatu thread aja kurang cukup. butuh komunikasi lanjutan untuk berbagai topik. Ini benar-benar nilai plusnya :D
Tak ada gading yang tak retak. Situs ini juga memiliki kekurangan. yaitu kurang user-friendly dan layout. Tapi, ini masih OK, hal ini bisa terbiasa sejalan dengan waktu. Tapi bukan berarti gw gak mengharap perubahan disana :D Furthermore...!
Minggu, 25 April 2010
Waktu dimana cerita itu cukup diingat
Sebenarnya hari ini banyak yang terjadi. mulai dari malam minggu kemaren sampai malam ini. Tapi ada hal yang membuat gw menahan semua yang ingin gw keluarkan di sini.
Itu semua karena diakhir malam ini gw mendengarkan sesuatu hal yang jarang gw dengar. Waktu itu tengah malam, gw yang habis menonton "wong fei hung" berputar-putar di rumah, biasa, liat keadaan.
Semua penghuni rumah sudah tidur semua. Suasana sepi, dan sayup-sayup terdengar suara perempuan. Perempuan itu menggumamkan istigfar berulang-ulang, disebelah anaknya yang sedang tidur, pemandangan yang mengingatkan masa-masa sakit dan sulit gw di masa lalu.
Niat gw untuk menulis tentang hari ini di blog ini, sirna sudah. Gw pikir, ada saatnya apa yang terjadi hari ini cukup gw ingat dengan membaca tulisan ini. Furthermore...!
Itu semua karena diakhir malam ini gw mendengarkan sesuatu hal yang jarang gw dengar. Waktu itu tengah malam, gw yang habis menonton "wong fei hung" berputar-putar di rumah, biasa, liat keadaan.
Semua penghuni rumah sudah tidur semua. Suasana sepi, dan sayup-sayup terdengar suara perempuan. Perempuan itu menggumamkan istigfar berulang-ulang, disebelah anaknya yang sedang tidur, pemandangan yang mengingatkan masa-masa sakit dan sulit gw di masa lalu.
Niat gw untuk menulis tentang hari ini di blog ini, sirna sudah. Gw pikir, ada saatnya apa yang terjadi hari ini cukup gw ingat dengan membaca tulisan ini. Furthermore...!
Sabtu, 24 April 2010
Kemarahan tadi malam dan mood yang baik hari ini
Kemaren maghrib,
Harusnya gw bisa pulang bonceng dengan kakak gw, jadi, seharusnya gw gak jalan kaki. Yang jaga shift malam belom dateng, kakak gw udah siap pulang, akhirnya gak jadi gw numpang. Kesal setengah mati ke yang jaga malam itu, gak hanya sekali-dua kali dia dateng terlambat gini, sedangkan gw mau pulang. Rasanya ingin sekali mencak-mencak. Daripada marah gak karuan
Sampai rumah pun gak hilang rasa kesal gw. Padahal, hari ini, teteh, istri kakak gw udah balik dari rumah sakit, walaupun bayinya masih di sana. Gw yang masih sangat kesal, milih ke tempat tidur deh.
Subuh tiba, saat gw ke masjid, di pinggir jalan yang gw lalui ada beberapa orang gak jelas, yah biasa disebut anak alay lah. Waktu gw pergi ke masjid sih biasa aja, gak mau kasih hati, gw lewat aja tanpa perhatiin mereka.
Sudah selesai sholat, gw lewat sana lagi. Ada beberapa orang nambah, Ini anak-anak alay pasti tambah songong lagaknya, secara hanya berani rame-rame dan nyeletukin orang lewat, tapi kalau satu lawan satu gak berani, apa namanya kalau bukan pengecut? Pikir gw.
Pas gw lewat di depan mereka, ada satu yang agak menghalangi jalan gw, itu karena temannya yang kecil, sok, tengik, dorong dia sedikit jadi agak ngalangin gw.
"Ayo udah, udah ditantang battle tuh!"
Gw yang cuma lewat di bilang ajak battle, alah, tau kata battle paling juga dari PS lu, dasar bocah tengik. Dan gw, yang dari semalam dah kesal sih masih OK aja kalau bener dia ngajak ribut. Bocah rame-rame begitu, kalau udah jatuh satu, paling yang laennya bertindak pengecut, kalau nggak diam, mungkin kabur, atau lebih pecundang lagi, ambil senjata macam kayu atau besi buat ngeroyokin gw. Udah ada satu pengalaman gw, yang bikin lawan gw gak berani sampai sekarang datang ke daerah gw.
Anak-anak alay kayak gini, gw yakin gak ada yang berpendidikan benar, pekerjaan sudah bisa ditebak dari penampilannya, gak etis kalau gw sebut-sebut di sini.
Akhirnya gw lewat seperti biasa, bocah kecil tengik nyeletuk lagi,
"jiah, takut, takut... cemen"
temennya agak menghalangi jalan gw tadi, berusaha menghindar (ngeles),
"bukan takut..."
Gak terlalu dengerin gw jadi gak jelas, gw udah terlalu siaga kalau dia nyerang dari belakang. Tapi, memang gak terjadi apa-apa. Walau gw gak kenal mereka, tapi gw kenal muka, dan sering melihat mereka. Gw, walaupun tinggal di rumah paling ujung didaerah perkampungan yang banyak alay kayak gitu, Gak mau sekali pun kasih permisi atau apalah ke anak-anak alay itu saat mereka nongkrong di tengah jalan sedangkan gw lewat. Dengan begini, gw bisa jauh dari mereka dan mereka pun segan dengan gw.
Tadi pagi, saat gw datang ke warnet, gw bilang ke orang yang jaga malam tadi.
"Mas bay, mulai hari ini saya pulang setiap habis maghrib!" kata gw.
Dia lewat gitu aja biar gak merasa bersalah, memang mau kuliah. Dan kemudian dia lewat lagi di depan gw, gw tambahin lagi,
"itu sendal jepit jangan di pake tuh, kemaren saya cariin juga"
Hanya kata iya saja yang keluar dari mulutnya. Memang seperti itulah dia. Tapi, setelah ngomel tadi, gw merasa enjoy aja sepanjang hari. mulai lagi aktifitas ngenet gw :p. Dan juga, sendal yang gw bilang tadi, akhirnya putus tadi siang T.T. Nasib...
Hari ini Risma rapat lagi, alamat sepertinya pengganti gw itu terlambat lagi... <("-_-) Furthermore...!
Harusnya gw bisa pulang bonceng dengan kakak gw, jadi, seharusnya gw gak jalan kaki. Yang jaga shift malam belom dateng, kakak gw udah siap pulang, akhirnya gak jadi gw numpang. Kesal setengah mati ke yang jaga malam itu, gak hanya sekali-dua kali dia dateng terlambat gini, sedangkan gw mau pulang. Rasanya ingin sekali mencak-mencak. Daripada marah gak karuan
Sampai rumah pun gak hilang rasa kesal gw. Padahal, hari ini, teteh, istri kakak gw udah balik dari rumah sakit, walaupun bayinya masih di sana. Gw yang masih sangat kesal, milih ke tempat tidur deh.
***
Subuh tiba, saat gw ke masjid, di pinggir jalan yang gw lalui ada beberapa orang gak jelas, yah biasa disebut anak alay lah. Waktu gw pergi ke masjid sih biasa aja, gak mau kasih hati, gw lewat aja tanpa perhatiin mereka.
Sudah selesai sholat, gw lewat sana lagi. Ada beberapa orang nambah, Ini anak-anak alay pasti tambah songong lagaknya, secara hanya berani rame-rame dan nyeletukin orang lewat, tapi kalau satu lawan satu gak berani, apa namanya kalau bukan pengecut? Pikir gw.
Pas gw lewat di depan mereka, ada satu yang agak menghalangi jalan gw, itu karena temannya yang kecil, sok, tengik, dorong dia sedikit jadi agak ngalangin gw.
"Ayo udah, udah ditantang battle tuh!"
Gw yang cuma lewat di bilang ajak battle, alah, tau kata battle paling juga dari PS lu, dasar bocah tengik. Dan gw, yang dari semalam dah kesal sih masih OK aja kalau bener dia ngajak ribut. Bocah rame-rame begitu, kalau udah jatuh satu, paling yang laennya bertindak pengecut, kalau nggak diam, mungkin kabur, atau lebih pecundang lagi, ambil senjata macam kayu atau besi buat ngeroyokin gw. Udah ada satu pengalaman gw, yang bikin lawan gw gak berani sampai sekarang datang ke daerah gw.
Anak-anak alay kayak gini, gw yakin gak ada yang berpendidikan benar, pekerjaan sudah bisa ditebak dari penampilannya, gak etis kalau gw sebut-sebut di sini.
Akhirnya gw lewat seperti biasa, bocah kecil tengik nyeletuk lagi,
"jiah, takut, takut... cemen"
temennya agak menghalangi jalan gw tadi, berusaha menghindar (ngeles),
"bukan takut..."
Gak terlalu dengerin gw jadi gak jelas, gw udah terlalu siaga kalau dia nyerang dari belakang. Tapi, memang gak terjadi apa-apa. Walau gw gak kenal mereka, tapi gw kenal muka, dan sering melihat mereka. Gw, walaupun tinggal di rumah paling ujung didaerah perkampungan yang banyak alay kayak gitu, Gak mau sekali pun kasih permisi atau apalah ke anak-anak alay itu saat mereka nongkrong di tengah jalan sedangkan gw lewat. Dengan begini, gw bisa jauh dari mereka dan mereka pun segan dengan gw.
***
Tadi pagi, saat gw datang ke warnet, gw bilang ke orang yang jaga malam tadi.
"Mas bay, mulai hari ini saya pulang setiap habis maghrib!" kata gw.
Dia lewat gitu aja biar gak merasa bersalah, memang mau kuliah. Dan kemudian dia lewat lagi di depan gw, gw tambahin lagi,
"itu sendal jepit jangan di pake tuh, kemaren saya cariin juga"
Hanya kata iya saja yang keluar dari mulutnya. Memang seperti itulah dia. Tapi, setelah ngomel tadi, gw merasa enjoy aja sepanjang hari. mulai lagi aktifitas ngenet gw :p. Dan juga, sendal yang gw bilang tadi, akhirnya putus tadi siang T.T. Nasib...
Hari ini Risma rapat lagi, alamat sepertinya pengganti gw itu terlambat lagi... <("-_-) Furthermore...!
Jumat, 23 April 2010
Sholat jum'at gw hari ini
Gak jauh beda dengan hari-hari sebelumnya. Gw lagi-lagi terjebak baca manga -_-'.
Tapi ada yang sedikit beda saat sholat jum'at. Gw melihat sekumpulan anak kecil, sekitar 5-6 orang, yang memegang sesuatu berbentuk kotak dengan enam warna yang acak-acakan, ya, itu rubik.
Iseng, gw duduk di samping kumpulan itu. gw lihat dan gw denger omongan mereka... sama seperti gw dulu, cuma bisa bikin 1 kotak satu warna. Karena gw merasa bisa --walaupun baru akhir-akhir ini, gara-gara liat video di situs rubik tertentu--, gw beri celetuk ke anak-anak itu.
"semuanya donk! masak cuma satu?"
"Gak bisa, emang abang bisa?"
"coba sini"
Dan diberikanlah rubik itu ke gw. Rubik itu kecil, rusuknya gak sampai 5 cm. Dimulailah gw ingin utak-atik di depan mereka. Aduh, seret banget dah ini, pikir gw. Agak aneh, gw ingin mengambil base putih, jadi gw manghadap sisi dengan titik kuning biasanya. udah dapet putih di edge-nya, ketika lihat lawan kuning, ternyata warna biru, ternyata pemasangan warnanya pun acak. -_-'
Yaudah, gw mulai dari awal. sambil jalan, gw tanya harganya. Ternyata 2.000 Rupiah. Waktu ke Gramedia, gw lihat rubik kecil yang juga bisa diputar. Besarnya sama, tapi bonus pake gantungan, jadi semacam gantungan kunci gitu, harganya sekitar 70 ribu. T.T
Sholat Jum'at dimulai, baru bisa menyelesaikan base doank. seret minta ampun, plus kecil gitu, yah gw balikin deh.
Tapi ada yang sedikit beda saat sholat jum'at. Gw melihat sekumpulan anak kecil, sekitar 5-6 orang, yang memegang sesuatu berbentuk kotak dengan enam warna yang acak-acakan, ya, itu rubik.
Iseng, gw duduk di samping kumpulan itu. gw lihat dan gw denger omongan mereka... sama seperti gw dulu, cuma bisa bikin 1 kotak satu warna. Karena gw merasa bisa --walaupun baru akhir-akhir ini, gara-gara liat video di situs rubik tertentu--, gw beri celetuk ke anak-anak itu.
"semuanya donk! masak cuma satu?"
"Gak bisa, emang abang bisa?"
"coba sini"
Dan diberikanlah rubik itu ke gw. Rubik itu kecil, rusuknya gak sampai 5 cm. Dimulailah gw ingin utak-atik di depan mereka. Aduh, seret banget dah ini, pikir gw. Agak aneh, gw ingin mengambil base putih, jadi gw manghadap sisi dengan titik kuning biasanya. udah dapet putih di edge-nya, ketika lihat lawan kuning, ternyata warna biru, ternyata pemasangan warnanya pun acak. -_-'
Yaudah, gw mulai dari awal. sambil jalan, gw tanya harganya. Ternyata 2.000 Rupiah. Waktu ke Gramedia, gw lihat rubik kecil yang juga bisa diputar. Besarnya sama, tapi bonus pake gantungan, jadi semacam gantungan kunci gitu, harganya sekitar 70 ribu. T.T
Sholat Jum'at dimulai, baru bisa menyelesaikan base doank. seret minta ampun, plus kecil gitu, yah gw balikin deh.
***
Furthermore...!
Eh gw kepikiran juga tadi pagi. Pas gw beli cireng, abang-abangnya nanya,
"rasa apa, Pak"
Gubraak... Parah, gw dipanggil bapak. baru juga kemaren dapet KTP, masih 17 nih gw T.T. Kalo di manga, udah kayak gini kali perasaan gw
Sesudah gw bayar, abangnya ngomong lagi...
"makasih, Pak"
Siaaaaaaaaaaaaaaaaaalllll....
"rasa apa, Pak"
Gubraak... Parah, gw dipanggil bapak. baru juga kemaren dapet KTP, masih 17 nih gw T.T. Kalo di manga, udah kayak gini kali perasaan gw
Sesudah gw bayar, abangnya ngomong lagi..."makasih, Pak"
Siaaaaaaaaaaaaaaaaaalllll....
Kamis, 22 April 2010
Gak lagi deh baca manga kategori "tragedy"
Apa coba yang gw baca barusan. Langsung kacau pikiran gw cuma dengan membacanya. waktu yang udah gw habiskan buat baca itu, bikin gw nyesel banget rasanya <('-_-). Banyangkan aja. GW sebenarnya dapet link dari kumpulan kategori kehidupan sekolah. Awalnya, biasalah seperti kebanyakan. Sampai di bagian terakhir, semua terbalik 180 derajat. sebuah drama jadi tragedy. Gak habis pikir gw...
Pas baca bagian terakhirnya itu, gw berpikir, mungkin mangaka-nya itu awalnya bikinnya pas lagi masih "nyambung" dengan pacarnya. Dan di tengah jalan, sepertinya putus dengan parah. Jadi di pikiran gw, manga-nya seperti dipaksa untuk selesai dan dengan akhir yang gw pikir, TERIBBLE.
Memang sih, hal itu mungkin wajar kalau di kenyataan. Tapi, kalo dalam manga begini. langsung hilang mood gw, pikiran kacau pula.
Yah, semoga ini terakhir gw baca yang seperti ini... horrible. Gw juga sih yang asal baca aja, padahal manganya udah dilabelin kategori tragedi...
***
Satu lagi kejadian memalukan hari ini. Untung yang liat cuma satu orang. Sekitar jam dua siang. Bangku plastik, yang seperti ini...

Yang biasa gw jadiin tempat duduk saat jaga, terasa agak aneh. Setiap gw duduk kok kaki-kakinya gak tegak ya? meleot-leot gitu. Gw tepis pikiran itu dari pagi, hingga akhirnya bruak, kaki belakang kursi meliuk, dan gak bisa ditolong lagi, gw jatoh... <('-_-)
aduuuh, dah tambah gendut nih gw...
Furthermore...!
Pas baca bagian terakhirnya itu, gw berpikir, mungkin mangaka-nya itu awalnya bikinnya pas lagi masih "nyambung" dengan pacarnya. Dan di tengah jalan, sepertinya putus dengan parah. Jadi di pikiran gw, manga-nya seperti dipaksa untuk selesai dan dengan akhir yang gw pikir, TERIBBLE.
Memang sih, hal itu mungkin wajar kalau di kenyataan. Tapi, kalo dalam manga begini. langsung hilang mood gw, pikiran kacau pula.
Yah, semoga ini terakhir gw baca yang seperti ini... horrible. Gw juga sih yang asal baca aja, padahal manganya udah dilabelin kategori tragedi...
***
Satu lagi kejadian memalukan hari ini. Untung yang liat cuma satu orang. Sekitar jam dua siang. Bangku plastik, yang seperti ini...

Yang biasa gw jadiin tempat duduk saat jaga, terasa agak aneh. Setiap gw duduk kok kaki-kakinya gak tegak ya? meleot-leot gitu. Gw tepis pikiran itu dari pagi, hingga akhirnya bruak, kaki belakang kursi meliuk, dan gak bisa ditolong lagi, gw jatoh... <('-_-)
aduuuh, dah tambah gendut nih gw...
Furthermore...!
Rabu, 21 April 2010
Hah... bodohnya gw...
Akhir-akhir ini, gw merasa banyak hal bodoh yang udah gw lakuin. Jadi di post ini, gw berpikir untuk mengumpulkan semua kebodohan gw. Untuk mengingatkan gw tentunya. Dan semoga gak terulang lagi...
- Masih belum kepikiran, ntar aja lagi.
Selasa, 20 April 2010
Today, It's a mess. I feel so lame
Hari ini gw merasa dalam keadaan sangat lemah. Mungkin lebih tepatnya bukan secara fisik, tapi lebih ke mental.
Gak ada yg ingin gw lakukan. Gw merasa malas. Dan itu karena gw merasa pekerjaan gw ga ada yg benar, seperti semua karena kebodohan gw.
Dan lagi, hari ini, temen yang udah gw anggap sebagai adik, curhat ke gw. Yah, dalam kondisi gw yang seperti ini? Mana bisa gw kasih nasehat ke dia. Untuk berpikir jernih pun, hari ini gw rasa sulit. How lame I am at the moment...
Sepanjang perjalanan pulang, gw terpikir banyak hal yang tadi gw pikirkan sepanjang hari. Entah kenapa, dalam kondisi ini, gw merasakan suatu hal yang agak berbeda dari biasanya. Gw ingin menjadi kuat, bukan hanya fisik, tapi juga mental.
Puncak kebodohan gw adalah, gw lupa untuk isi blog gw untuk hari ini. Jadi saat ini, gw sedang pakai handphone. Padahal, hari ini ada hal yang sangan ingin gw tulis. Yaitu, kelahiran kakak ipar gw.
Gw adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Dengan kakak nomor dua gw yang sudah meninggal, sekarang gw hanya berempat. Kakak tertua gw, setahun yang lalu menikah dan inilah saat pertama istrinya melahirkan. Dan otomatis, ini juga keponakan pertama gw.
Mungkin hal ini juga lah yang agak mengganggu pikiran gw akhir-akhir ini. Disaat anggota keluarga gw ada dalam kondisi kritis, dan ada di rumah sakit. Ingatan gw kembali di saat meninggalnya kakak gw yang kedua. Waktu itu, gw gak sadar sama sekali dengan keadaan kakak gw. Pikiran gw, kematian gak datang dengan mudahnya, kakak gw pasti sembuh. Tapi takdir berkata lain. Gw jatuh dalam keadaan bingung saat itu, kakak gw akhirnya meninggal.
Karena itulah, ada yang sedikit mengganggu hari ini. Nggak ada kesadaran tentang hal krisis yang terjadi, itu kelemahan gw. Dan hari ini gw gak merasa apa-apa. Jadi pikiran gw udah terganggu, akan kah terjadi sesuatu? Semoga saja tidak. Oh my... I'm lack of awareness...
Tiba di rumah, hanya ada ibu gw, gak berpikir lama, langsung gw tanya. Teteh lahir dengan selamat. Sekitar pukul tujuh pagi, operasi cesar dilakukan. Bayi laki-laki keluar. Inilah keponakan pertama gw, Fawas namanya. Furthermore...!
Gak ada yg ingin gw lakukan. Gw merasa malas. Dan itu karena gw merasa pekerjaan gw ga ada yg benar, seperti semua karena kebodohan gw.
Dan lagi, hari ini, temen yang udah gw anggap sebagai adik, curhat ke gw. Yah, dalam kondisi gw yang seperti ini? Mana bisa gw kasih nasehat ke dia. Untuk berpikir jernih pun, hari ini gw rasa sulit. How lame I am at the moment...
Sepanjang perjalanan pulang, gw terpikir banyak hal yang tadi gw pikirkan sepanjang hari. Entah kenapa, dalam kondisi ini, gw merasakan suatu hal yang agak berbeda dari biasanya. Gw ingin menjadi kuat, bukan hanya fisik, tapi juga mental.
***
Puncak kebodohan gw adalah, gw lupa untuk isi blog gw untuk hari ini. Jadi saat ini, gw sedang pakai handphone. Padahal, hari ini ada hal yang sangan ingin gw tulis. Yaitu, kelahiran kakak ipar gw.
Gw adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Dengan kakak nomor dua gw yang sudah meninggal, sekarang gw hanya berempat. Kakak tertua gw, setahun yang lalu menikah dan inilah saat pertama istrinya melahirkan. Dan otomatis, ini juga keponakan pertama gw.
Mungkin hal ini juga lah yang agak mengganggu pikiran gw akhir-akhir ini. Disaat anggota keluarga gw ada dalam kondisi kritis, dan ada di rumah sakit. Ingatan gw kembali di saat meninggalnya kakak gw yang kedua. Waktu itu, gw gak sadar sama sekali dengan keadaan kakak gw. Pikiran gw, kematian gak datang dengan mudahnya, kakak gw pasti sembuh. Tapi takdir berkata lain. Gw jatuh dalam keadaan bingung saat itu, kakak gw akhirnya meninggal.
Karena itulah, ada yang sedikit mengganggu hari ini. Nggak ada kesadaran tentang hal krisis yang terjadi, itu kelemahan gw. Dan hari ini gw gak merasa apa-apa. Jadi pikiran gw udah terganggu, akan kah terjadi sesuatu? Semoga saja tidak. Oh my... I'm lack of awareness...
Tiba di rumah, hanya ada ibu gw, gak berpikir lama, langsung gw tanya. Teteh lahir dengan selamat. Sekitar pukul tujuh pagi, operasi cesar dilakukan. Bayi laki-laki keluar. Inilah keponakan pertama gw, Fawas namanya. Furthermore...!
Minggu, 18 April 2010
Diam, antara rasa bersalah dan kantuk, silsilah kucing, sampai pergantian ketua masjid
Kemaren malam, sesudah rapat Risma selesai. Rapat beris pergantian jabatan di beberapa bidang. Walau ada pikiran gw tentang beberapa jabatan yang gak sesuai penempatannya menurut gw, it's OK lah, lihat aja dulu ke depannya. Semoga mereka bisa konsisten. Dan tugas yang sebelumnya di berikan ke gw, sekarang udah tanggungan bagian lain, gw yang kosong, sepertinya lebih memilih ikut berpindah membantu bagian itu.
Sesudah rapat, sebagian pulang, tapi, seperti biasanya, banyak yang gak pulang, ngobrol dulu lah. Dalam pikiran gw, hm... agak malam aja deh baliknya. Gak berapa lama, gw dipanggil, ke dalam masjid, ternyata ada beberapa anggota Risma, kemudian, gw nimbrung membicarakan tentang jalan-jalan ke tangerang.
udah selesai ngomongin jalan-jalan, balik lagi ke belakang untuk ngobrol lagi. beberapa orang berniat cari makanan. Sambil menunggu makanan datang, kami lanjutkan dengan ngobrol. Gw yang niatnya pulang setelah makanan datang, akhirnya terjebak dalam keadaan dimana yang lain memutuskan gak pulang dan tidur di sana. malam terlalu larut, gw belum bilang apa-apa ke rumah, secara dari warnet langsung ke sini dan belum "setor muka" ke rumah. Sms pun gw pikir percuma, sudah terlalu larut malam. Jadi deh akhirnya gw ikut tidur di sana. Nonton pertandingan chelsea-spur, malah jadi ribut rame-rame semuanya ('-_-).
Hari dah pagi, otomatis gw balik ke rumah. Masih dalam keadaan ngantuk, sampai rumah, ibu gw bicara sinis, cukup marah. Gw, dalam keadaan seperti ini, cuma bisa diam, ngantuk dan rasa bersalah campur aduk, lebih baik gw diam. Gw ambil piring dan beli sarapan.
Daripada kena omongan serumah lagi, gw lebih milih makan di depan rumah, sekalian bawa air dari rumah. Cukup lama di luar rumah, main dengan anak tetangga, ngobrol, dan sebagainya. Padahal masih dalam kondisi kantuk yang masih menggelayuti. Sampai akhirnya, kondisi sudah memungkinkan, langsung masuk ke dalam rumah, dan tidur :D
Ibu gw pergi ke kajian, di rumah hanya tidur dan ngobrol dengan kakak ipar gw. Sebenarnya mau pergi lagi, refreshing, secara hanya minggu gw libur. Tapi teteh (panggilan gw ke ipar gw), lagi mengandung, bulan terakhir lagi. Jadi gw putuskan untuk tetap di rumah.
Hari menjelang siang. Gw tertegun melihat pemandangan di kejauhan, ada anak kucing baru lagi di sekitar sini, anak kucing siapa kah ini? Setelah menelusuri, ternyata ini anak "dek kucing".
Kucing peliharaan gw yang kedua, betina, kerjaannya bikin anak melulu, haha.... Kemudian, dia melahirkan kucing laki-laki. Ada kecacatan karena racun pada anaknya ini. Kepalanya miring, dan makannya susah. Karena kasihan, setiap pagi, ibu gw beli kepala ayam buat kucing ini. Naas, karena cacatnya itu, kucing ini gak bisa membela diri dari serangan kucing lain, sifatnya yang penakut, bodoh, dan banyak lagi membuat gw memanggil dia "cingenga". CIngenga berasal dari dua kata, Kucing dan Henga. Henga dalam bahasa padang berarti bodoh :D. Dan otomatis, gw manggil kucing betina sebelumnya "makucing", dan anak kedua Makucing satu lagi yang adik Cingenga gw panggil "dek kucing".
Beda dengan Makucing dan Cingenga, Dek kucing gak mau gw pegang. Gak jarang gw suka ngejar dia cuma buat megang dan gw bully :D. Dan hari ini, gw lihat dia ternyata sudah punya anak, dan gak beda jauh dengan ibunya, satu pun gak ada yang mau gw pegang. Sepertinya ibunya udah bilang ke anaknya...
"kalau ketemu orang yang gendut itu, kabur...." haha... :D
Malam hari, ada pemilihan ketua masjid baru, setelah pembagian tugas, tetap aja gak sesuai rencana. AKhirnya, gw malah jadi penjaga stan pembagian snack <('-_-). Puas deh gw, makan mulu :D.
Ini dia Djaul, bocah smp ini sering banget bikin gw ngakak. akhirnya gw bercanda dgn dia. Ucapan gak sesuai dengan perbuatan...
"Mas, ini gak boleh dibuka..." kata dia, tapi, tetap aja dibuka dan dimakan. jadi terbawa, gw juga lakuin hal yang sama...
"Ul, ini kayaknya kurang deh, jangan dibuka" tapi tangan tetap aja ngasih ke dia...
"Ul, jangan dibuka, cepetan" udah dah berdua cekikikan gw... :D Furthermore...!
Sesudah rapat, sebagian pulang, tapi, seperti biasanya, banyak yang gak pulang, ngobrol dulu lah. Dalam pikiran gw, hm... agak malam aja deh baliknya. Gak berapa lama, gw dipanggil, ke dalam masjid, ternyata ada beberapa anggota Risma, kemudian, gw nimbrung membicarakan tentang jalan-jalan ke tangerang.
udah selesai ngomongin jalan-jalan, balik lagi ke belakang untuk ngobrol lagi. beberapa orang berniat cari makanan. Sambil menunggu makanan datang, kami lanjutkan dengan ngobrol. Gw yang niatnya pulang setelah makanan datang, akhirnya terjebak dalam keadaan dimana yang lain memutuskan gak pulang dan tidur di sana. malam terlalu larut, gw belum bilang apa-apa ke rumah, secara dari warnet langsung ke sini dan belum "setor muka" ke rumah. Sms pun gw pikir percuma, sudah terlalu larut malam. Jadi deh akhirnya gw ikut tidur di sana. Nonton pertandingan chelsea-spur, malah jadi ribut rame-rame semuanya ('-_-).
***
Hari dah pagi, otomatis gw balik ke rumah. Masih dalam keadaan ngantuk, sampai rumah, ibu gw bicara sinis, cukup marah. Gw, dalam keadaan seperti ini, cuma bisa diam, ngantuk dan rasa bersalah campur aduk, lebih baik gw diam. Gw ambil piring dan beli sarapan.
Daripada kena omongan serumah lagi, gw lebih milih makan di depan rumah, sekalian bawa air dari rumah. Cukup lama di luar rumah, main dengan anak tetangga, ngobrol, dan sebagainya. Padahal masih dalam kondisi kantuk yang masih menggelayuti. Sampai akhirnya, kondisi sudah memungkinkan, langsung masuk ke dalam rumah, dan tidur :D
***
Ibu gw pergi ke kajian, di rumah hanya tidur dan ngobrol dengan kakak ipar gw. Sebenarnya mau pergi lagi, refreshing, secara hanya minggu gw libur. Tapi teteh (panggilan gw ke ipar gw), lagi mengandung, bulan terakhir lagi. Jadi gw putuskan untuk tetap di rumah.
Hari menjelang siang. Gw tertegun melihat pemandangan di kejauhan, ada anak kucing baru lagi di sekitar sini, anak kucing siapa kah ini? Setelah menelusuri, ternyata ini anak "dek kucing".
Kucing peliharaan gw yang kedua, betina, kerjaannya bikin anak melulu, haha.... Kemudian, dia melahirkan kucing laki-laki. Ada kecacatan karena racun pada anaknya ini. Kepalanya miring, dan makannya susah. Karena kasihan, setiap pagi, ibu gw beli kepala ayam buat kucing ini. Naas, karena cacatnya itu, kucing ini gak bisa membela diri dari serangan kucing lain, sifatnya yang penakut, bodoh, dan banyak lagi membuat gw memanggil dia "cingenga". CIngenga berasal dari dua kata, Kucing dan Henga. Henga dalam bahasa padang berarti bodoh :D. Dan otomatis, gw manggil kucing betina sebelumnya "makucing", dan anak kedua Makucing satu lagi yang adik Cingenga gw panggil "dek kucing".
Beda dengan Makucing dan Cingenga, Dek kucing gak mau gw pegang. Gak jarang gw suka ngejar dia cuma buat megang dan gw bully :D. Dan hari ini, gw lihat dia ternyata sudah punya anak, dan gak beda jauh dengan ibunya, satu pun gak ada yang mau gw pegang. Sepertinya ibunya udah bilang ke anaknya...
"kalau ketemu orang yang gendut itu, kabur...." haha... :D
***
Malam hari, ada pemilihan ketua masjid baru, setelah pembagian tugas, tetap aja gak sesuai rencana. AKhirnya, gw malah jadi penjaga stan pembagian snack <('-_-). Puas deh gw, makan mulu :D.
Ini dia Djaul, bocah smp ini sering banget bikin gw ngakak. akhirnya gw bercanda dgn dia. Ucapan gak sesuai dengan perbuatan...
"Mas, ini gak boleh dibuka..." kata dia, tapi, tetap aja dibuka dan dimakan. jadi terbawa, gw juga lakuin hal yang sama...
"Ul, ini kayaknya kurang deh, jangan dibuka" tapi tangan tetap aja ngasih ke dia...
"Ul, jangan dibuka, cepetan" udah dah berdua cekikikan gw... :D Furthermore...!
Sabtu, 17 April 2010
Risma saat ini dibandingkan dengan yang dulu
Sebenarnya hari ini gak ada yang spesial. semua berjalan sebagaimana rutinitas keseharian gw. Tapi, ada sesuatu yang sedikit menggangu pikiran gw...
Dimulai dari percakapan biasa di facebook dengan anggota baru risma, Meutia. Percakapan itu akhirnya tanpa sadar, dengan sendirinya, terbawa ke bagian risma. Apalagi ditambah cewek zakie, Prita, yang gak tau angin dari mana langsung bertanya,
"menurut lu risma lebih asyik yang dulu atau sekarang>?"
Dan ada satu bagian yang membuat gw terpikir akan bedanya Risma yang dulu dan yang sekarang. Dan unconsciously, gw terbawa ke memory dimana gw dulu di saat-saat awal risma, potongan-potongan memory yang sebisa mungkin gw jaga, agar gak hilang, itulah saat pertama gw, sebagai insan, dimana dari yang tidak ada yang peduli pemikiran gw, dan sekarang tidak lagi.
Disitu gw sadari, risma lah awal gw bisa merasa menjadi manusia, tidak sekadar makhluk berakal. Potongan-potongan puzzle gw bertebaran di awal gw ikut organisasi ini. Ok, gw ceritain dikit sejarah singkat Risma, tempat dimana gw merasa hidup gw berawal...
Tahun pertama, masih biasa, gw pridabi merasa kami hanya masih ikut-ikutan, gak lebih gak kurang, dan waktu itu gw masih duduk di bangku SMP, kelas 3. tapi disini gw merasa, di sini gw akan beraktifitas setiap tahunnya, pasti tahun depan kita akan berkumpul lag. Dan waktu itu gw merasa senang, hanya sebentar merasa risma di tahun pertama, gak sabar untuk menunggu tahun depan.
Tahun kedua, ada beberapa hal yang membuat senior melepas tanggung jawab risma ke angkatan gw. Kami mengurus lomba. Itu tantangan pertama kami. Tahun pertama risma, kami hanya sekumpulan lelaki, kalau kasarnya, "batangan semua" atau "STM". Haha... tapi diberikan tanggungan yang sebelumnya kami pun belum pernah melaksanakan sebelumnya, semangat kami cukup tinggi. Inilah tahun dimana gw merasa bahwa inilah yang dinamakan solid, kerja sama, berpikir sedikit lebih kritis. aroma organisasi baru tercium di tahun ini.
Tahun ketiga, ada sedikit yang berubah, untuk urusan lomba, kita gak adain, tapi udah ada yang ganti dengan sesuatu. Yups, tahun ini semua anak-anak yang biasa ikut orang tuanya ke masjid untuk sholat tarawih, dan biasanya bikin ribut di luar masjid di sela-sela ceramah, sekarang tugas kami untuk mengurus mereka. Rumah wakaf di belakang masjid, jadi tempat kami menertibkan mereka. Di sana kami sholat mengadakan sholat isya, tarawih, game, dan semacamnya layaknya taman bermain.
Ada beberapa yang beda tahun ini, kami kedatangan 4 anggota baru yang membuat suasana lebih seru, keempatnya cewek. Hal yang paling seru, adalah saat dimana setelah selesai acara, kami berkumpul, gak tau kenapa, akhirnya malah jadi cerita misteri, dan akhirnya kami harus mengantar anggota cewek pulang. Di minggu ketiga, kami kedatangan tamu, ini juga alasan kenapa mengumpulkan anak-anak di belakang, Ada acara khusus untuk anak-anak, dari orang-orang yang terlatih tentunya. Suasana makin rame, sayangnya gw harus terkena cacar di pertengahan minggu itu. Dan saat gw kembali, sepi, hari sudah mendekati lebaran. Tapi ini tahun yang paling seru bagi gw, waktu itulah gw juga mendapat potongan puzzle gw. What a great year...
Tahun keempat, banyak anggota baru, walaupun ada masalah, dan untuk saat ini, sepertinya gw gak mau cerita dulu. Tapi disinilah satu potongan besar Puzzle gw dapatkan. Tahun ini, untuk membuat sesuatu yang beda, gw mengirimkan sms kesetiap anggota risma berupa teka-teki, dan disinilah awal diri gw sebagai Mr.Puzzle. Sesuatu yang masih gw lakuin sampai saat ini, berperan sebagai Mr.Puzzle. Tapi ada yang kurang di tahun ini, gw pribadi merasa kalau keasyikan risma sudah jauh menurun. Kami makin diberatkan dengan mengurus anak-anak kecil, MC, kegiatan baksos, dan beberapa anggota yang bersiap mengikuti Ujian Nasional. Padahal justru tahun itu ada 3 orang yang membantu sebagai Penasehat Risma, Risma jadi terlihat kaku. Dan gak tau kenapa gw bisa berpikiran sesuatu, kalau Risma akan semakin jauh dari yang dahulu gw rasakan.
Tahun kelima, semakin banyak anggota risma, kepengurusan pun sudah diturunkan, pemikiran beberapa orang yang semula ingin cuci tangan dan ingin menurunkan tanggungan ke anggota baru tidak bisa terlaksana sepenuhnya, anggota baru risma masih tidak bisa dilepas mandiri, beda jauh seperti di tahun kedua gw, tapi setidaknya mereka sudah berusaha. Untuk melewati saat itu saja, gw udah bisa berikan ucapan selamat deh, walau masing bolong-bolong.
Itulah yang bisa sedikit gw ceritakan disini, dan nantinya, gw akan tulis yang lebih mendalam, karena perkembangan blog ini masih dalam organisasi sekolah gw di SMK, dan juga gw gak mau asal menulis tentang risma, jadi untuk tulisan tentang risma, mungkin disimpan aja dulu sementara. Menunggu saat yang tepat untuk mengeluarkannya.
Dan disinilah gw akhiri tulisan ini. Gw melihat playlist gw, gw putar lagu "I gotta feeling - Black eyed peas".
"I gotta feeling that tonight's gonna be a good night". malam ini ada rapat, semoga aja lancar. Furthermore...!
Dimulai dari percakapan biasa di facebook dengan anggota baru risma, Meutia. Percakapan itu akhirnya tanpa sadar, dengan sendirinya, terbawa ke bagian risma. Apalagi ditambah cewek zakie, Prita, yang gak tau angin dari mana langsung bertanya,
"menurut lu risma lebih asyik yang dulu atau sekarang>?"
Dan ada satu bagian yang membuat gw terpikir akan bedanya Risma yang dulu dan yang sekarang. Dan unconsciously, gw terbawa ke memory dimana gw dulu di saat-saat awal risma, potongan-potongan memory yang sebisa mungkin gw jaga, agar gak hilang, itulah saat pertama gw, sebagai insan, dimana dari yang tidak ada yang peduli pemikiran gw, dan sekarang tidak lagi.
Disitu gw sadari, risma lah awal gw bisa merasa menjadi manusia, tidak sekadar makhluk berakal. Potongan-potongan puzzle gw bertebaran di awal gw ikut organisasi ini. Ok, gw ceritain dikit sejarah singkat Risma, tempat dimana gw merasa hidup gw berawal...
Tahun pertama, masih biasa, gw pridabi merasa kami hanya masih ikut-ikutan, gak lebih gak kurang, dan waktu itu gw masih duduk di bangku SMP, kelas 3. tapi disini gw merasa, di sini gw akan beraktifitas setiap tahunnya, pasti tahun depan kita akan berkumpul lag. Dan waktu itu gw merasa senang, hanya sebentar merasa risma di tahun pertama, gak sabar untuk menunggu tahun depan.
Tahun kedua, ada beberapa hal yang membuat senior melepas tanggung jawab risma ke angkatan gw. Kami mengurus lomba. Itu tantangan pertama kami. Tahun pertama risma, kami hanya sekumpulan lelaki, kalau kasarnya, "batangan semua" atau "STM". Haha... tapi diberikan tanggungan yang sebelumnya kami pun belum pernah melaksanakan sebelumnya, semangat kami cukup tinggi. Inilah tahun dimana gw merasa bahwa inilah yang dinamakan solid, kerja sama, berpikir sedikit lebih kritis. aroma organisasi baru tercium di tahun ini.
Tahun ketiga, ada sedikit yang berubah, untuk urusan lomba, kita gak adain, tapi udah ada yang ganti dengan sesuatu. Yups, tahun ini semua anak-anak yang biasa ikut orang tuanya ke masjid untuk sholat tarawih, dan biasanya bikin ribut di luar masjid di sela-sela ceramah, sekarang tugas kami untuk mengurus mereka. Rumah wakaf di belakang masjid, jadi tempat kami menertibkan mereka. Di sana kami sholat mengadakan sholat isya, tarawih, game, dan semacamnya layaknya taman bermain.
Ada beberapa yang beda tahun ini, kami kedatangan 4 anggota baru yang membuat suasana lebih seru, keempatnya cewek. Hal yang paling seru, adalah saat dimana setelah selesai acara, kami berkumpul, gak tau kenapa, akhirnya malah jadi cerita misteri, dan akhirnya kami harus mengantar anggota cewek pulang. Di minggu ketiga, kami kedatangan tamu, ini juga alasan kenapa mengumpulkan anak-anak di belakang, Ada acara khusus untuk anak-anak, dari orang-orang yang terlatih tentunya. Suasana makin rame, sayangnya gw harus terkena cacar di pertengahan minggu itu. Dan saat gw kembali, sepi, hari sudah mendekati lebaran. Tapi ini tahun yang paling seru bagi gw, waktu itulah gw juga mendapat potongan puzzle gw. What a great year...
Tahun keempat, banyak anggota baru, walaupun ada masalah, dan untuk saat ini, sepertinya gw gak mau cerita dulu. Tapi disinilah satu potongan besar Puzzle gw dapatkan. Tahun ini, untuk membuat sesuatu yang beda, gw mengirimkan sms kesetiap anggota risma berupa teka-teki, dan disinilah awal diri gw sebagai Mr.Puzzle. Sesuatu yang masih gw lakuin sampai saat ini, berperan sebagai Mr.Puzzle. Tapi ada yang kurang di tahun ini, gw pribadi merasa kalau keasyikan risma sudah jauh menurun. Kami makin diberatkan dengan mengurus anak-anak kecil, MC, kegiatan baksos, dan beberapa anggota yang bersiap mengikuti Ujian Nasional. Padahal justru tahun itu ada 3 orang yang membantu sebagai Penasehat Risma, Risma jadi terlihat kaku. Dan gak tau kenapa gw bisa berpikiran sesuatu, kalau Risma akan semakin jauh dari yang dahulu gw rasakan.
Tahun kelima, semakin banyak anggota risma, kepengurusan pun sudah diturunkan, pemikiran beberapa orang yang semula ingin cuci tangan dan ingin menurunkan tanggungan ke anggota baru tidak bisa terlaksana sepenuhnya, anggota baru risma masih tidak bisa dilepas mandiri, beda jauh seperti di tahun kedua gw, tapi setidaknya mereka sudah berusaha. Untuk melewati saat itu saja, gw udah bisa berikan ucapan selamat deh, walau masing bolong-bolong.
Itulah yang bisa sedikit gw ceritakan disini, dan nantinya, gw akan tulis yang lebih mendalam, karena perkembangan blog ini masih dalam organisasi sekolah gw di SMK, dan juga gw gak mau asal menulis tentang risma, jadi untuk tulisan tentang risma, mungkin disimpan aja dulu sementara. Menunggu saat yang tepat untuk mengeluarkannya.
Dan disinilah gw akhiri tulisan ini. Gw melihat playlist gw, gw putar lagu "I gotta feeling - Black eyed peas".
"I gotta feeling that tonight's gonna be a good night". malam ini ada rapat, semoga aja lancar. Furthermore...!
Jumat, 16 April 2010
4 one shoot terakhir dan hal unik hari ini
Besok aja nulis'a. Tadi lupa, skrng dah d rumah. Dari HP ribet nls'a T.T
^
^
Yang diatas ini gw tulis saat gw di rumah pada malam hari. Karena di rumah gak ada sambungan internet, so, ini cuma dari hape. Sebenarnya, siang harinya gw jaga warnet, tapi lupa untuk isi blog, jadi, ya gitu, ingetnya di rumah, daripada kejadian hari jum'at tapi date-nya hari sabtu, kan gak keren :p. Jadi sekarang, hari sabtu, gw edit deh.
***
Hari ini gw meneruskan baca beberapa manga one shoot. Karena gw baca dengan "sort by popularity", dan baca dari urutan paling atas, otomatis, yang terakhir yang tersisa itu one shoot dengan popularity paling rendah. Ada 4 one shoot yang gw gak sempat baca pada hari kamis kemarin.
One shoots itu adalah Souten no koumori, Stray dog, Tokyo Ants, dan Personant. Gw heran, setiap manga ini ceritanya bagus, kenapa pula popularitynya paling rendah? Sepertinya karena releasenya yang paling lama, sekitar tahun 2008. Jadi tersingkir dengan manga2 yang baru.
yah, biar lah, toh popularity gak mempengaruhi kualitas menurut gw. Oh ya, hari ini, gw juga dapat pengalaman aneh, gak bisa gw ceritain, yang pasti, gw dapet potongan puzzle gw,
"cewek yang penasaran cenderung melakukan hal aneh."
gak mau terlalu memusingkan deh, semoga aja gak terjadi hal yang gak diinginkan. Furthermore...!
^
^
Yang diatas ini gw tulis saat gw di rumah pada malam hari. Karena di rumah gak ada sambungan internet, so, ini cuma dari hape. Sebenarnya, siang harinya gw jaga warnet, tapi lupa untuk isi blog, jadi, ya gitu, ingetnya di rumah, daripada kejadian hari jum'at tapi date-nya hari sabtu, kan gak keren :p. Jadi sekarang, hari sabtu, gw edit deh.
***
Hari ini gw meneruskan baca beberapa manga one shoot. Karena gw baca dengan "sort by popularity", dan baca dari urutan paling atas, otomatis, yang terakhir yang tersisa itu one shoot dengan popularity paling rendah. Ada 4 one shoot yang gw gak sempat baca pada hari kamis kemarin.
One shoots itu adalah Souten no koumori, Stray dog, Tokyo Ants, dan Personant. Gw heran, setiap manga ini ceritanya bagus, kenapa pula popularitynya paling rendah? Sepertinya karena releasenya yang paling lama, sekitar tahun 2008. Jadi tersingkir dengan manga2 yang baru.
yah, biar lah, toh popularity gak mempengaruhi kualitas menurut gw. Oh ya, hari ini, gw juga dapat pengalaman aneh, gak bisa gw ceritain, yang pasti, gw dapet potongan puzzle gw,
"cewek yang penasaran cenderung melakukan hal aneh."
gak mau terlalu memusingkan deh, semoga aja gak terjadi hal yang gak diinginkan. Furthermore...!
Kamis, 15 April 2010
One shoot, and it finished
Hari ini memuaskan diri untuk baca semua manga kategori One Shoot (Hanya satu chapter dan langsung tamat). cukup banyak gw baca, dan untuk setiap gw selesai baca satu manga, gak lupa gw tulis komentar di twitter, haha...
Yah, inilah semua Twit-twit gw... :D
Yah, inilah semua Twit-twit gw... :D
- madofuki park... - - - - > :D
- Island - - - > bagus nih cerita... tapi kok rank'a anjlok... (-_-')
- Pandora cube - - - - > good enough... I wonder when I look his rank...
- Emerald - - - - > haha... Impossible winning...
- SWOT - - - - - > what a straight forward type... aneh plus gokil...
- Cross Epoch - - - - > Gokil Abis... One kok bisa-bisanya gabung ma Dragon Ball... <('-_-) Hello baby - - - - > paling gak jelas hari ini...
- Tonari no Inuyama-kun - - - - -> I don't want to look at your back, But I want to be the next to you... what a good words... (^_^)b
- koorihime kitan - - - - > lumayan keren lah...
- laper.... tadi pagi cuma makan gorengan dua biji... T.T
- koi no kami sama - - - - > gak jelas.... lumayan kocak juga...
- Loop - - - - > Aneh, tapi lumayan lah...
- Oumagadoki Doubutsuen - - - - > terakhirnya keren... haha... :D
- Apple - - - - > not bad... it's good enough...
- Akuma bengoshi kukabara - - - - > lumayan lah... : )
- 13 (thirteen) - - - - > keren juga... (^_^)b
Rabu, 14 April 2010
Harjiko balik lagi, tapi dikecewakan Damar
I end up to read another manga... haha:D. Manga buat bocak kecil sih, tapi gak tau kenapa, gw keterusan bacanya <(-_-') yah, biarkan lah... lagi pula, sekali-kali baca yang seperti ini, seenggaknya, point of view gw bertambah dengan baca manga ini... Hari ini Harjiko datang lagi. Sekitar jam 11 siang dia datang, dengan pakaian rapi, gw suka jenis bajunya, kalau gw kurus, gw mau pakai baju seperti itu :D. Harjiko baru saja pulang dari Pancoran. Dia menaruh lamaran di sana.
"ngapain lu ko ke sini?" Dengan nada Ngusir padahal orang baru dateng, biasalah, sama temen.
"Damar dateng?" dia bertanya balik
Jiah, nih orang, gw tanya malah nanya balik.
"Gak ada, emang kenapa"
"enggak, kata dia mau ke sini"
"jiah, gak ngomong apa-apa dia ke gw"
Oh, ternyata Damar katanya mau ngasih tahu Harjiko tentang lowongan, kemungkinan di tempat kerja Damar sekarang, Gramedia. Kemudian, gw dan dia cuma ngobrol-ngobrol, tentang tempat yang barusan dia taruh lamaran, tentang handphone, dan juga minta download theme HP nokia dia.
Ada suatu kebiasaan yang gw jaga. Gw suka mengingat kebaikan orang lain yang gw anggap gw sangat perlu, dan gw berharap suatu hari bisa balas kebaikan orang tersebut. Nah, Harjiko ini termasuk orang itu. Gw sendiri udah lupa masalah apa, maklum gw pelupa, tapi gw ingat kalau gw udah menerima kebaikan yang extraordinary (menurut gw) oleh dia. Terkadang, kebaikan itu gak selalu hal besar, hal kecil pun, kalau gw merasa itu sangat membantu gw, hal-hal itu selalu gw ingat.
Baru beberapa orang yang mungkin sudah masuk daftar, semoga gw bisa membalas apa yang mereka dah berikan ke gw. Do'a gw untuk kawan-kawan terbaik gw. Amien.
Waktu berselang, Damar tidak juga kunjung terlihat batang hidungnya. Hari mulai mendung. Akhirnya, Jiko memilih pulang. Damar, damar, gimana sih lu mar... (-_-)> Furthermore...!
"ngapain lu ko ke sini?" Dengan nada Ngusir padahal orang baru dateng, biasalah, sama temen.
"Damar dateng?" dia bertanya balik
Jiah, nih orang, gw tanya malah nanya balik.
"Gak ada, emang kenapa"
"enggak, kata dia mau ke sini"
"jiah, gak ngomong apa-apa dia ke gw"
Oh, ternyata Damar katanya mau ngasih tahu Harjiko tentang lowongan, kemungkinan di tempat kerja Damar sekarang, Gramedia. Kemudian, gw dan dia cuma ngobrol-ngobrol, tentang tempat yang barusan dia taruh lamaran, tentang handphone, dan juga minta download theme HP nokia dia.
Ada suatu kebiasaan yang gw jaga. Gw suka mengingat kebaikan orang lain yang gw anggap gw sangat perlu, dan gw berharap suatu hari bisa balas kebaikan orang tersebut. Nah, Harjiko ini termasuk orang itu. Gw sendiri udah lupa masalah apa, maklum gw pelupa, tapi gw ingat kalau gw udah menerima kebaikan yang extraordinary (menurut gw) oleh dia. Terkadang, kebaikan itu gak selalu hal besar, hal kecil pun, kalau gw merasa itu sangat membantu gw, hal-hal itu selalu gw ingat.
Baru beberapa orang yang mungkin sudah masuk daftar, semoga gw bisa membalas apa yang mereka dah berikan ke gw. Do'a gw untuk kawan-kawan terbaik gw. Amien.
***
Waktu berselang, Damar tidak juga kunjung terlihat batang hidungnya. Hari mulai mendung. Akhirnya, Jiko memilih pulang. Damar, damar, gimana sih lu mar... (-_-)> Furthermore...!
Selasa, 13 April 2010
Mati lampu, Cari emoticon atau bikin ya?
Hari ini gak ada yang spesial. Hanya, tadi siang gw tertidur, walau cuma sebentar. Tiba-tiba gw terbangun. Monitor depan gw dah mati. Ternyata mati lampu T.T
Cukup lama gw nungguin, listrik buat usaha macam gini kan vital banget, untungnya lagi sepi. Tuh kan, masih untung aja, padahal udah sial, kata keluarga gw, itu karena lingkungan sekitar orang jawa, jadi walau sial, masih aja ada "untung"nya. Satu hal yang gw suka dari orang jawa. Kalau orang padang kayak gw, pikirannya udah marah-marah gak jelas... haha... :D. I Love Indonesia
Untuk hari ini, ini jadi tulisan untuk kumpulan emoticon yang gw bikin ah... do'a in aja biar keren...
sampai saat ini, emoticon yang originally sudah gw buat ada 3 buah, tapi, yang sesuai untuk blog ini, baru ini...
:D --->
Emoticon ini dibuat untuk box komentar... :D
Furthermore...!
Cukup lama gw nungguin, listrik buat usaha macam gini kan vital banget, untungnya lagi sepi. Tuh kan, masih untung aja, padahal udah sial, kata keluarga gw, itu karena lingkungan sekitar orang jawa, jadi walau sial, masih aja ada "untung"nya. Satu hal yang gw suka dari orang jawa. Kalau orang padang kayak gw, pikirannya udah marah-marah gak jelas... haha... :D. I Love Indonesia
Untuk hari ini, ini jadi tulisan untuk kumpulan emoticon yang gw bikin ah... do'a in aja biar keren...
sampai saat ini, emoticon yang originally sudah gw buat ada 3 buah, tapi, yang sesuai untuk blog ini, baru ini...
:D --->
Emoticon ini dibuat untuk box komentar... :D
Furthermore...!
Senin, 12 April 2010
Pangeran kegelapan sekarang di Gramedia
Haha... bikin judulnya aja gw ketawa, walaupun sekarang gw sedang sangat kesal karena ada satu orang yang maen di warnet gw, pergi dan gak bayar. Kenapa bisa begitu? itu karena gw terlalu terpaku ke monitor, sampe gw gak nyadar kalo komputer yang orang itu pake udah kosong (kesel tapi merasa bego mode:ON).
Hari ini ada tamu yang dateng ke warnet gw. Awalnya hanya Rizky, teman satu sekolah di SMK, tapi dia bilang, Harjiko "bachenk" mau dateng. Gak sampai satu jam, pintu terbuka, sebuah kepala melongok, Harjiko dah dateng. Gw lihat ke luar, ternyata Jiko gak sendirian, dia datang dengan boncengan motor Damar, sudah lama gw gak lihat dia.
Gak seperti yang lain, Damar anggota bachenk yang semenjak lulus sudah hilang kontak dengan gw. Dia datang ke sini dengan Jiko ternyata karena mereka berdua tadi datang ke sekolah untuk ambil sertifikat. Badannya gak sehitam dulu, sekarang dia juga lebih kurus. Damar sekarang kerja di Gramedia, mungkin itu sebabnya keadaannya seperti ini.
Masih dengan sifatnya yang seperti dulu, selalu mencoba "memperlihatkan" sesuatu yang baru, sekarang dia datang dengan motornya yang baru. Haha... Damar, Damar, teman gw yang satu ini emang gak berubah :D
Oh iya, tadi gw ketemu sesuatu di internet. Di sana dituliskan kunci jawaban soal ujian kemaren... walau kodenya sama, tapi ditulis untuk wilayah semarang, gw jadi bingung, apanya yang beda? apa salahnya di coba...
Dan ternyata... Eng, ing, eng... gw cuma dapet total point 34 (Gubraakkkk). Ah, mungkin ini beda, dan lagi ini juga belum bisa di percaya, Gw berusaha menguatkan hati... Miris... Furthermore...!
Hari ini ada tamu yang dateng ke warnet gw. Awalnya hanya Rizky, teman satu sekolah di SMK, tapi dia bilang, Harjiko "bachenk" mau dateng. Gak sampai satu jam, pintu terbuka, sebuah kepala melongok, Harjiko dah dateng. Gw lihat ke luar, ternyata Jiko gak sendirian, dia datang dengan boncengan motor Damar, sudah lama gw gak lihat dia.
Gak seperti yang lain, Damar anggota bachenk yang semenjak lulus sudah hilang kontak dengan gw. Dia datang ke sini dengan Jiko ternyata karena mereka berdua tadi datang ke sekolah untuk ambil sertifikat. Badannya gak sehitam dulu, sekarang dia juga lebih kurus. Damar sekarang kerja di Gramedia, mungkin itu sebabnya keadaannya seperti ini.
Masih dengan sifatnya yang seperti dulu, selalu mencoba "memperlihatkan" sesuatu yang baru, sekarang dia datang dengan motornya yang baru. Haha... Damar, Damar, teman gw yang satu ini emang gak berubah :D
Oh iya, tadi gw ketemu sesuatu di internet. Di sana dituliskan kunci jawaban soal ujian kemaren... walau kodenya sama, tapi ditulis untuk wilayah semarang, gw jadi bingung, apanya yang beda? apa salahnya di coba...
Dan ternyata... Eng, ing, eng... gw cuma dapet total point 34 (Gubraakkkk). Ah, mungkin ini beda, dan lagi ini juga belum bisa di percaya, Gw berusaha menguatkan hati... Miris... Furthermore...!
Minggu, 11 April 2010
Ujian yang ber"asap"
Pagi yang sulit, dimana setelah kesulitan tadi malam... (-_-')>
Gw akan ikut test masuk universitas hari ini, dan persiapan otak gw yang hampir nol T.T . Gw mulai dengan jemput zakie, yang kemaren gw kerjain. Sampai di rumahnya, nyokapnya buka pembicaraan yang bikin gw gak enak hati, sepertinya zakie ngomong hal kemarin ke ibunya -_-
Sampai di tempat ujian, bingung juga mau ngapain. akhirnya cuma bengong di luar ruang ujian. Gw yang di lantai dua, cuma melihat pemandangan di bawah, melihat orang-orang yang juga ikut ujian, siapa tahu ada yang di kenal. Gak seperti tahun lalu, ketika gw ujian di kampusnya langsung, Gw bertemu orang yang friendly, dan dengan berkenalan dengannya, gw bisa berkenalan dengan beberapa orang lagi. Sekarang, gak ada satu pun yang terlihat friendly, gak tau kenapa, ada semacam sikap jaim pada orang-orang di sekitar gw ini.
Daripada bengong gak jelas, dan bukan kebiasaan gw untuk belajar sesaat sebelum ujian, justru kebiasaan gw untuk merilekskan diri gw, dengan sesuatu yang gw suka. Hari ini gw gak bawa bacaan ringan, atau pun makanan ringan, ya sudah, mendengar musik di HP juga gak masalah.
Seorang pengantar membawa seorang anak laki-laki, dan sepatu anak itu jatuh dari lantai 2, gak tau juga kenapa bisa jatuh -_-'. Beberapa kali di lempar dari bawah oleh seorang bapak-bapak, tidak juga sampai tujuan, gregetan juga, gw panggil bapak itu,
"Lempar ke sini aja pak" kata gw
Bapak itu pun melemparkan ke arah gw, gagal, hanya kurang gak lebih dari 10 cm. lemparan kedua berhasil gw tangkap, peristiwa itu cukup menangkap perhatian, jadi malu. Sisa waktu pra ujian itu terus gw habiskan dengan mendengar musik sampai akhirnya terdengar bunyi bel. Ujian akan dimulai!
Ujian dimulai! tempat duduk gw tepat di ujung paling belakang, tempat paling enak untuk melihat peserta yang lain, melihat ekspresi muka mereka ketika menghadapi ujian. Biar pun gw sendiri gak yakin bisa menjalani ini, tapi, dengan melihat mereka, ada perasaan aneh, setidaknya, gw gak sendiri mengerjakan soal sulit ini. Sesuai prosedur, 30 menit awal untuk pengisian identitas di LJK, Nyamuk-nyamuk yang lumayan besar berseliweran di sekitar gw, apalagi di tambah dengan tempat duduk gw yang paling pojok di belakang, cukup menggangu konsentrasi.
Bel kedua berbunyi, tanda boleh membuka lembar soal. 20-30 menit berlalu, ada yang gak beres, gw memang terlalu sibuk melihat ke kertas2 yang ada dihadapan gw, jadi gak memperhatikan sekitar, tapi memang ada yang aneh. Memang pikiran gw juga ingin menghilangkan nyamuk disekitar gw, tapi, apakah gw sampai gak waras, sampai seperti mencium asap dari semprotan asap pengusir nyamuk. Ah tidak, gw juga denger suara mesin kok, apakah ini karena gw pusing mikirin soal ini? Ternyata tidak. Asap putih akhirnya benar-benar melintas dihadapan gw, dan ketika gw mengalihkan pandangan dari soal, kelas sudah hampir terisi penuh dengan asap. Ternyata gw masih waras... :D
Kejadian ini sangat aneh menurut gw, dimana saat ujian masuk universitas malah terganggu dengan asap pengusir nyamuk. Asap masuk dari ventilasi dengan sangat cepat, terpikir soal kimia mengenai laju reaksi. Apakah seperti ini maksudnya? gw sama sekali gak tau -_-. terlintas juga mengenai gas ideal di soal fisika, tapi, apakah seperti ini bentuknya? haha... Ini ujian teraneh yang pernah gw ikuti... Akhirnya, gw malah berpikir, bagaimana kalau hal ini jadi soal :p
sekitar 20 menit kelas dalam keadaan penuh asap, sampai akhirnya kipas angin cukup membantu mengeluarkan asap. Seekor nyamuk cukup besar terbang lunglai di hadapan gw, efek asap tadi membuatnya tak berdaya. untuk mengakhiri penderitaan dan sekaligus balas dendam, langsung gw tepuk... Memang sudah ajalmu, Muk! Furthermore...!
Gw akan ikut test masuk universitas hari ini, dan persiapan otak gw yang hampir nol T.T . Gw mulai dengan jemput zakie, yang kemaren gw kerjain. Sampai di rumahnya, nyokapnya buka pembicaraan yang bikin gw gak enak hati, sepertinya zakie ngomong hal kemarin ke ibunya -_-
Sampai di tempat ujian, bingung juga mau ngapain. akhirnya cuma bengong di luar ruang ujian. Gw yang di lantai dua, cuma melihat pemandangan di bawah, melihat orang-orang yang juga ikut ujian, siapa tahu ada yang di kenal. Gak seperti tahun lalu, ketika gw ujian di kampusnya langsung, Gw bertemu orang yang friendly, dan dengan berkenalan dengannya, gw bisa berkenalan dengan beberapa orang lagi. Sekarang, gak ada satu pun yang terlihat friendly, gak tau kenapa, ada semacam sikap jaim pada orang-orang di sekitar gw ini.
Daripada bengong gak jelas, dan bukan kebiasaan gw untuk belajar sesaat sebelum ujian, justru kebiasaan gw untuk merilekskan diri gw, dengan sesuatu yang gw suka. Hari ini gw gak bawa bacaan ringan, atau pun makanan ringan, ya sudah, mendengar musik di HP juga gak masalah.
Seorang pengantar membawa seorang anak laki-laki, dan sepatu anak itu jatuh dari lantai 2, gak tau juga kenapa bisa jatuh -_-'. Beberapa kali di lempar dari bawah oleh seorang bapak-bapak, tidak juga sampai tujuan, gregetan juga, gw panggil bapak itu,
"Lempar ke sini aja pak" kata gw
Bapak itu pun melemparkan ke arah gw, gagal, hanya kurang gak lebih dari 10 cm. lemparan kedua berhasil gw tangkap, peristiwa itu cukup menangkap perhatian, jadi malu. Sisa waktu pra ujian itu terus gw habiskan dengan mendengar musik sampai akhirnya terdengar bunyi bel. Ujian akan dimulai!
Ujian dimulai! tempat duduk gw tepat di ujung paling belakang, tempat paling enak untuk melihat peserta yang lain, melihat ekspresi muka mereka ketika menghadapi ujian. Biar pun gw sendiri gak yakin bisa menjalani ini, tapi, dengan melihat mereka, ada perasaan aneh, setidaknya, gw gak sendiri mengerjakan soal sulit ini. Sesuai prosedur, 30 menit awal untuk pengisian identitas di LJK, Nyamuk-nyamuk yang lumayan besar berseliweran di sekitar gw, apalagi di tambah dengan tempat duduk gw yang paling pojok di belakang, cukup menggangu konsentrasi.
Bel kedua berbunyi, tanda boleh membuka lembar soal. 20-30 menit berlalu, ada yang gak beres, gw memang terlalu sibuk melihat ke kertas2 yang ada dihadapan gw, jadi gak memperhatikan sekitar, tapi memang ada yang aneh. Memang pikiran gw juga ingin menghilangkan nyamuk disekitar gw, tapi, apakah gw sampai gak waras, sampai seperti mencium asap dari semprotan asap pengusir nyamuk. Ah tidak, gw juga denger suara mesin kok, apakah ini karena gw pusing mikirin soal ini? Ternyata tidak. Asap putih akhirnya benar-benar melintas dihadapan gw, dan ketika gw mengalihkan pandangan dari soal, kelas sudah hampir terisi penuh dengan asap. Ternyata gw masih waras... :D
Kejadian ini sangat aneh menurut gw, dimana saat ujian masuk universitas malah terganggu dengan asap pengusir nyamuk. Asap masuk dari ventilasi dengan sangat cepat, terpikir soal kimia mengenai laju reaksi. Apakah seperti ini maksudnya? gw sama sekali gak tau -_-. terlintas juga mengenai gas ideal di soal fisika, tapi, apakah seperti ini bentuknya? haha... Ini ujian teraneh yang pernah gw ikuti... Akhirnya, gw malah berpikir, bagaimana kalau hal ini jadi soal :p
sekitar 20 menit kelas dalam keadaan penuh asap, sampai akhirnya kipas angin cukup membantu mengeluarkan asap. Seekor nyamuk cukup besar terbang lunglai di hadapan gw, efek asap tadi membuatnya tak berdaya. untuk mengakhiri penderitaan dan sekaligus balas dendam, langsung gw tepuk... Memang sudah ajalmu, Muk! Furthermore...!
Sabtu, 10 April 2010
Jalan-jalan ke SMP PGRI 1 depok
Fiuuuuuh.... gw mulai tulisan ini dengan menghembuskan nafas panjang, untung masih bisa ditarik lagi, kalo nggak, gw gak akan bisa meneruskan tulisan ini <('-_-) .
Hari ini gw survei tempat, dengan Zakie "risma" buat besok ujian masuk universitas. Jujur, gw gak banyak menyiapkan buat besok, padahal ini kali kedua gw ikut ujian ini, berarti, kalau gak lulus, tahun depan yang terakhir. Kesibukan di warnet, sebentar, bukan kesibukan sih, lebih tepatnya menyibukkan dan kurangnya motivasi yang bikin gw kurang belajar. Niat gw -yang ketika lihat hasil kemaren saat gak lulus- untuk belajar pelajaran SMA setahun ini akhirnya kecolongan. maklum gw lulusan SMK, sedangkan test-nya itu pelajaran SMA, IPA lagi yang gw ambil... T.T
Sebenarnya gak muluk-muluk. Yang gw inginkan itu,
1. gw jago dibidang komputer baik software maupun hardware,
2. punya basis managemen untuk membuka usaha dengan berbekal ilmu itu,
3. kerjaan gw gak terpaut waktu, karena gw memang gak suka kerjaan yang terikat, dan harus ditempat yang sama terus menerus.
Eh, itu terlalu muluk ya? hehe... anggap saja nggak :D.
Balik lagi dimana gw sedang survei tempat. Sampai di tujuan, ternyata kekecewaan yang gw dapat. Menurut sumber yang meminta tidak disebutkan namanya(lebay), karena masih dipergunakan oleh murid, staff universitas yang harusnya sudah melampirkan nomor pada setiap ruangan, jadi mengurungkan niatnya dan akan kembali nanti sore. Aduh, gw masih harus jaga. gak mungkin juga gw nunggu sampe sore.
Akhirnya gw putuskan buat ke kantin. Ada yang menarik dari kantin ini, Tempat duduknya cukup unik, coba lihat!

Mereka membuat bangku dengan design sendiri. dengan bentuk seperti diatas, cukup untuk 8 orang dalam satu meja. Bahan yang digunakan juga cukup kuat.
Akhirnya murid-murid dipulangkan. Setidaknya ruangan telah ditetapkan. Nggak tunggu lama, gw langsung melihat ruangan. Naas, ruangan gw sumpek T.T . Gak lama, cukup kecewa, kami langsung pulang. zakie langsung pulang ke rumahnya, sedangkan gw harus jaga warnet lagi <('-_-)
Selama perjalanan pulang, gw katakan ke zakie kalau menurut gw, lebih baik besok naik motor, untuk menghindari penat naik angkot. Gw katakan juga, sebisa mungkin pakai motor dia, karena kalau motor kakak gw, mungkin hanya bisa mengantar saja, karena akan dipakai. Otomatis pilihan dia hanya dua, membawa motor dan bisa bareng ke sana besok, atau gw diantar kakak gw, dan dia mau nggak mau naik angkot sendiri.
Terdengar kejam. Tujuan gw sebenarnya agar dia belajar meminta pada orang tuanya. walaupun dia lulusan tahun ini, tapi usia dia lebih tua dari gw, dan sikap dia masih belum dewasa. Zakie termasuk orang yang sangat penurut dengan orang tuanya dan tidak berani menolak, di lain pihak, orang tuanya pun seperti masih menganggap zakie sebagai "bayi kecil"-nya yang masih belum dewasa. Menurut gw, seusia dia harus bisa membuat orang tua mengakui bahwa dia sudah besar, dan sudah bisa menentukan yang baik untuknya, kekangan orang tua, yang walau pun demi kebaikan anak menurut mereka, bisa-bisa memberikan dampak buruk bagi dia terhadap lingkungannya.
Yah, semoga aja bisa cepat2 dewasa. Risma hanya bisa maklum dengan urusan-urusan zakie. Akhirnya, gw bilang sih kalau gw yang bawa motor, sebenarnya ada proses, tapi sengaja gw lewat, walau gw gak tulis, semoga masih ingat nantinya :D
Oh ya, Berdo'a dahulu supaya besok ujian lancar dan bisa lulus... Amien ^_^ Furthermore...!
Hari ini gw survei tempat, dengan Zakie "risma" buat besok ujian masuk universitas. Jujur, gw gak banyak menyiapkan buat besok, padahal ini kali kedua gw ikut ujian ini, berarti, kalau gak lulus, tahun depan yang terakhir. Kesibukan di warnet, sebentar, bukan kesibukan sih, lebih tepatnya menyibukkan dan kurangnya motivasi yang bikin gw kurang belajar. Niat gw -yang ketika lihat hasil kemaren saat gak lulus- untuk belajar pelajaran SMA setahun ini akhirnya kecolongan. maklum gw lulusan SMK, sedangkan test-nya itu pelajaran SMA, IPA lagi yang gw ambil... T.T
Sebenarnya gak muluk-muluk. Yang gw inginkan itu,
1. gw jago dibidang komputer baik software maupun hardware,
2. punya basis managemen untuk membuka usaha dengan berbekal ilmu itu,
3. kerjaan gw gak terpaut waktu, karena gw memang gak suka kerjaan yang terikat, dan harus ditempat yang sama terus menerus.
Eh, itu terlalu muluk ya? hehe... anggap saja nggak :D.
Balik lagi dimana gw sedang survei tempat. Sampai di tujuan, ternyata kekecewaan yang gw dapat. Menurut sumber yang meminta tidak disebutkan namanya(lebay), karena masih dipergunakan oleh murid, staff universitas yang harusnya sudah melampirkan nomor pada setiap ruangan, jadi mengurungkan niatnya dan akan kembali nanti sore. Aduh, gw masih harus jaga. gak mungkin juga gw nunggu sampe sore.
Akhirnya gw putuskan buat ke kantin. Ada yang menarik dari kantin ini, Tempat duduknya cukup unik, coba lihat!

Mereka membuat bangku dengan design sendiri. dengan bentuk seperti diatas, cukup untuk 8 orang dalam satu meja. Bahan yang digunakan juga cukup kuat.
Akhirnya murid-murid dipulangkan. Setidaknya ruangan telah ditetapkan. Nggak tunggu lama, gw langsung melihat ruangan. Naas, ruangan gw sumpek T.T . Gak lama, cukup kecewa, kami langsung pulang. zakie langsung pulang ke rumahnya, sedangkan gw harus jaga warnet lagi <('-_-)
***
Selama perjalanan pulang, gw katakan ke zakie kalau menurut gw, lebih baik besok naik motor, untuk menghindari penat naik angkot. Gw katakan juga, sebisa mungkin pakai motor dia, karena kalau motor kakak gw, mungkin hanya bisa mengantar saja, karena akan dipakai. Otomatis pilihan dia hanya dua, membawa motor dan bisa bareng ke sana besok, atau gw diantar kakak gw, dan dia mau nggak mau naik angkot sendiri.
Terdengar kejam. Tujuan gw sebenarnya agar dia belajar meminta pada orang tuanya. walaupun dia lulusan tahun ini, tapi usia dia lebih tua dari gw, dan sikap dia masih belum dewasa. Zakie termasuk orang yang sangat penurut dengan orang tuanya dan tidak berani menolak, di lain pihak, orang tuanya pun seperti masih menganggap zakie sebagai "bayi kecil"-nya yang masih belum dewasa. Menurut gw, seusia dia harus bisa membuat orang tua mengakui bahwa dia sudah besar, dan sudah bisa menentukan yang baik untuknya, kekangan orang tua, yang walau pun demi kebaikan anak menurut mereka, bisa-bisa memberikan dampak buruk bagi dia terhadap lingkungannya.
Yah, semoga aja bisa cepat2 dewasa. Risma hanya bisa maklum dengan urusan-urusan zakie. Akhirnya, gw bilang sih kalau gw yang bawa motor, sebenarnya ada proses, tapi sengaja gw lewat, walau gw gak tulis, semoga masih ingat nantinya :D
Oh ya, Berdo'a dahulu supaya besok ujian lancar dan bisa lulus... Amien ^_^ Furthermore...!
Jumat, 09 April 2010
Ketika musim semi dan gugur bersatu
Today, there's no particularly happened... jadi gw akan bercerita aja sekarang.
Di depan bangunan tempat gw kerja sementara ini, ada sebuah pohon. Sebenarnya sih mungkin biasa, tapi karena ini pemandangan gw sehari-hari dan gw lihat dalam berbagai keadaan dan cuaca yang berbeda, apalagi kita ada di indonesia yang notabene beriklim extreeme (alah lebay...-_-).
Apa bedanya dengan pohon yang lain? Itu karena pohonnya itu daunnya cukup lebat, dan lucunya, gak semuanya lebat, hanya separuhnya yang lebat, separuh bagian yang lain tidak berdaun, persis seperti musim gugur. kalau melihat pohonnya, ada sesuatu yang mengganjal, seperti melihat musim gugur yang dikontraskan paksa dengan musim semi... <('-_-) Ini dia gambar yang gw ambil kemaren, saat cuaca mendung...
Ada perasaan berbeda ketika melhat pohon ini, seperti yang tadi gw bilang, kondisi dan cuaca yang suka berubah juga ikut membuat beberapa penampakan yang berbeda di setiap sudut pandangnya.
Hari ini ada sedikit kekecewaan karena "kimi no iru machi" belum keluar, tapi gw baca satu one shot yang dibuat mangaka yang sama, yaitu "half and half"... Not bad at all.
Oh ya, tadi juga gw liat kucing yang selalu gw lihat terbaring dengan badan seperti selalu habis berkelahi, lemah tak berdaya dan terbaring di sembarang tempat. Saat terakhir sebelum melihatnya tadi, gw cuma bisa kasih campuran nasi dan ikan. Sungguh kasihan T_T
Ada semacam saling complement antara gw dan kucing. Gw kurang begitu suka ikan, sedangkan itulah makanan mereka. Jadi, terkadang jatah ikan gw, gw serahkan ke makhluk ajaib ini...
Gw dulu juga punya kucing kesayangan, mungkin suatu waktu akan gw ceritakan... :D Furthermore...!
Di depan bangunan tempat gw kerja sementara ini, ada sebuah pohon. Sebenarnya sih mungkin biasa, tapi karena ini pemandangan gw sehari-hari dan gw lihat dalam berbagai keadaan dan cuaca yang berbeda, apalagi kita ada di indonesia yang notabene beriklim extreeme (alah lebay...-_-).
Apa bedanya dengan pohon yang lain? Itu karena pohonnya itu daunnya cukup lebat, dan lucunya, gak semuanya lebat, hanya separuhnya yang lebat, separuh bagian yang lain tidak berdaun, persis seperti musim gugur. kalau melihat pohonnya, ada sesuatu yang mengganjal, seperti melihat musim gugur yang dikontraskan paksa dengan musim semi... <('-_-) Ini dia gambar yang gw ambil kemaren, saat cuaca mendung...
Ada perasaan berbeda ketika melhat pohon ini, seperti yang tadi gw bilang, kondisi dan cuaca yang suka berubah juga ikut membuat beberapa penampakan yang berbeda di setiap sudut pandangnya.Hari ini ada sedikit kekecewaan karena "kimi no iru machi" belum keluar, tapi gw baca satu one shot yang dibuat mangaka yang sama, yaitu "half and half"... Not bad at all.
Oh ya, tadi juga gw liat kucing yang selalu gw lihat terbaring dengan badan seperti selalu habis berkelahi, lemah tak berdaya dan terbaring di sembarang tempat. Saat terakhir sebelum melihatnya tadi, gw cuma bisa kasih campuran nasi dan ikan. Sungguh kasihan T_T
Ada semacam saling complement antara gw dan kucing. Gw kurang begitu suka ikan, sedangkan itulah makanan mereka. Jadi, terkadang jatah ikan gw, gw serahkan ke makhluk ajaib ini...
Gw dulu juga punya kucing kesayangan, mungkin suatu waktu akan gw ceritakan... :D Furthermore...!
Kamis, 08 April 2010
Manga dengan status "completed" plus logo baru
Lagi-lagi gak belajar hari ini... Penyakit males memang yang paling berbahaya. Akhirnya, gw malah baca komik lagi. Kalo baca komik, emang suka lupa dengan yang laennya. Tapi hari ini ada yang lain dari dua hari yang lalu. Gw akhirnya dapat sarapan nasi kuning bude. ^^v
Gak mau terlalu terbawa bacaan yang panjang, hari ini gw lebih suka baca manga yang statusnya sudah completed. Selain agar gak terlalu curious kalo bacaannya terlalu panjang, tapi juga karena biasanya manga pendek itu isinya padat dan tegas. Ada kepuasan tersendiri baca manga semacam ini. Walau kadang ada yang ceritanya menggantung, tapi itulah manga pendek.
Ada juga beberapa yang bagus, biar gak bosen, biasanya gw memang baca berbagai macam manga, walau aneh sekalipun, tapi disitu gw bisa belajar melihat dari sudut yang berbeda.
apa aja yang gw baca? hmm... ada "7th period is a secret", "Ability Shop", "Boyfriend", dan beberapa lagi yang lain, yang menurut gw kurang bagus. Kebanyakan memang komik shojo, karena memang cerita pendek kebanyakan jenis shojo. Beda dengan shounen, dimana isinya biasanya action atau komedi, jadi rata2 ceritanya panjang.
Tambahan lagi, kalo baca shojo, kayaknya ingin ngebenerin penampilan mulu ('-_-). Masalahnya, karakter-karakternya itu biasanya sikapnya "cool". berbanding terbalik dengan keadaan gw... :p
Oh iya, hari ini gw bikin logo sih, khusus buat official logo ID gw sebagai Mr.Puzzle. Ini dia...
Gak keliatan ya? memang. karena memang logonya hanya putih, dan juga dengan opacity... jadi gak bakal terlihat... Bagaimana dengan yang ini...?
Nah, ini dengan memakai background biru, kelebihan logo ini adalah, karena dengan efek opacity, logo ini bisa ditempel digambar apa aja. Contohnya seperti dibawah ini...
liat kan? logonya bisa nyatu dimana aja... :D
Furthermore...!
Gak mau terlalu terbawa bacaan yang panjang, hari ini gw lebih suka baca manga yang statusnya sudah completed. Selain agar gak terlalu curious kalo bacaannya terlalu panjang, tapi juga karena biasanya manga pendek itu isinya padat dan tegas. Ada kepuasan tersendiri baca manga semacam ini. Walau kadang ada yang ceritanya menggantung, tapi itulah manga pendek.
Ada juga beberapa yang bagus, biar gak bosen, biasanya gw memang baca berbagai macam manga, walau aneh sekalipun, tapi disitu gw bisa belajar melihat dari sudut yang berbeda.
apa aja yang gw baca? hmm... ada "7th period is a secret", "Ability Shop", "Boyfriend", dan beberapa lagi yang lain, yang menurut gw kurang bagus. Kebanyakan memang komik shojo, karena memang cerita pendek kebanyakan jenis shojo. Beda dengan shounen, dimana isinya biasanya action atau komedi, jadi rata2 ceritanya panjang.
Tambahan lagi, kalo baca shojo, kayaknya ingin ngebenerin penampilan mulu ('-_-). Masalahnya, karakter-karakternya itu biasanya sikapnya "cool". berbanding terbalik dengan keadaan gw... :p
Oh iya, hari ini gw bikin logo sih, khusus buat official logo ID gw sebagai Mr.Puzzle. Ini dia...
Gak keliatan ya? memang. karena memang logonya hanya putih, dan juga dengan opacity... jadi gak bakal terlihat... Bagaimana dengan yang ini...?
Nah, ini dengan memakai background biru, kelebihan logo ini adalah, karena dengan efek opacity, logo ini bisa ditempel digambar apa aja. Contohnya seperti dibawah ini...
liat kan? logonya bisa nyatu dimana aja... :D
Furthermore...!
Rabu, 07 April 2010
Gak ngerti pikiran mangaka yang bikin shojo
There's nothing special about today... hari ini sial lagi, kemaren, saat dimana gw bangun jam 7, gw memang kehabisan nasi kuning, tapi, hari ini, gw bangun jam 6.15, ternyata eh ternyata, gw kehabisan lagi... ('-_-)
Tangga berlumut itu gw lewati lagi. Ada kesempatan, gw langsung ambil gambar, TKP dimana gw kemaren jatuh...

Lihat saja lumutnya? bagaimana nggak jatoh gw... :p. tapi pengalaman lah, biarkan. Malahan gw inget di sana pernah terpeleset berkali kali, seperti berdiri dilantai yang disiram minyak, dan untungnya gak jatoh.
Walau dari rumah membawa tas berisi buku yang mau gw pelajari, tapi hari ini gw justru gak pegang sama sekali buku-buku itu, malahan, justru gw baca manga tentang vampire, satu kata buat manga itu, 'ANEH'. Furthermore...!
Tangga berlumut itu gw lewati lagi. Ada kesempatan, gw langsung ambil gambar, TKP dimana gw kemaren jatuh...

Lihat saja lumutnya? bagaimana nggak jatoh gw... :p. tapi pengalaman lah, biarkan. Malahan gw inget di sana pernah terpeleset berkali kali, seperti berdiri dilantai yang disiram minyak, dan untungnya gak jatoh.
Walau dari rumah membawa tas berisi buku yang mau gw pelajari, tapi hari ini gw justru gak pegang sama sekali buku-buku itu, malahan, justru gw baca manga tentang vampire, satu kata buat manga itu, 'ANEH'. Furthermore...!
Selasa, 06 April 2010
Jatuh
Tadi pagi, kecewa karena kehabisan nasi kuning bude (walaupun dah sering sih :p). lanjut, kemudian gw siap untuk berangkat, lengkap dengan tas dan buku biologi yang "plus 3000" kemaren di tangan gw. Ini kali kedua gw bawa tas ke warnet, dimana sebelumnya gw hanya jalan kaki tanpa membawa apapun.
Tiba saat dimana gw harus melewati tangga menurun yang licin dan berlumut, gw yang punya kebiasaan baca sambil jalan, mulanya berhenti baca buku itu saat sampai di depan tangga. 4-5 anak tangga, OK. gw mulai lirik lagi "plus 3000" gw. Disitulah kesialan gw pagi ini bermula...
Kaki kanan gw terangkat 30 cm, lumut dan juga kondisi yang sehabis hujan kemaren membuat pijakan gw licin. brukk... nggak tertahankan, gw jatoh dengan bagian bokong lebih dulu, miring ke kanan, refleks lengan gw menahan gerakan badan, hasilnya, sedikit memar memanjang.
Gw berdiri, terdengar bisikan 2 orang ibu-ibu yang tadi sedang ngobrol, jelas membicarakan gw. malu rasanya untuk berpaling melihat ke mereka. Gw terhuyung jalan meneruskan menuruni tangga ini. terbersit niat untuk memfoto TKP, tapi rasa malu gw dan kondisi yang masing terhuyung menahan niat gw.
***
Di warnet gak ada yang istimewa, hanya meneruskan membaca "plus 3000". Tapi di sini gw merasa cukup senang belajar biologi, ilmu yang di SMP kurang dapat perhatian gw, dan di SMK hanya menyerempat sedikit, akhirnya gw pelajari lagi, walau pun hanya buku tips dan trik, tetapi sudah cukup membuat hati gw senang. Tak terbayang bagaimana arai, the lone ranger, yang menggantungkan cita-citanya untuk menjadi microbiologist, ingin membuktikan kepada penganut teori darwin tentang kesalahan besar pemikiran mereka. Iri, sekali lagi gw iri. Furthermore...!
Tiba saat dimana gw harus melewati tangga menurun yang licin dan berlumut, gw yang punya kebiasaan baca sambil jalan, mulanya berhenti baca buku itu saat sampai di depan tangga. 4-5 anak tangga, OK. gw mulai lirik lagi "plus 3000" gw. Disitulah kesialan gw pagi ini bermula...
Kaki kanan gw terangkat 30 cm, lumut dan juga kondisi yang sehabis hujan kemaren membuat pijakan gw licin. brukk... nggak tertahankan, gw jatoh dengan bagian bokong lebih dulu, miring ke kanan, refleks lengan gw menahan gerakan badan, hasilnya, sedikit memar memanjang.
Gw berdiri, terdengar bisikan 2 orang ibu-ibu yang tadi sedang ngobrol, jelas membicarakan gw. malu rasanya untuk berpaling melihat ke mereka. Gw terhuyung jalan meneruskan menuruni tangga ini. terbersit niat untuk memfoto TKP, tapi rasa malu gw dan kondisi yang masing terhuyung menahan niat gw.
Di warnet gak ada yang istimewa, hanya meneruskan membaca "plus 3000". Tapi di sini gw merasa cukup senang belajar biologi, ilmu yang di SMP kurang dapat perhatian gw, dan di SMK hanya menyerempat sedikit, akhirnya gw pelajari lagi, walau pun hanya buku tips dan trik, tetapi sudah cukup membuat hati gw senang. Tak terbayang bagaimana arai, the lone ranger, yang menggantungkan cita-citanya untuk menjadi microbiologist, ingin membuktikan kepada penganut teori darwin tentang kesalahan besar pemikiran mereka. Iri, sekali lagi gw iri. Furthermore...!
Senin, 05 April 2010
Hampir nihil
Hari ini, gw yang kemarin udah beli buku dengan semangatnya. Tapi, di warnet gw ini, suasana gak mendukung, buku yang baru gw baca, hanya fisika, baru masuk bagian mekanika aja gw hanya mengerti sedikit.
Jam setengah dua siang. Gw yang biasanya dibawakan makan siang oleh kakak gw, hari ini nggak dapat. gak mau bikin pengeluaran yang terlalu besar, gw hanya mengeluarkan uang 5000 dari laci uang. Langsung beranjak ke warteg terdekat, naas, 5000 gw udah mulai turun pamornya.
Dulu, terhitung agustus gw pertama buka warnet, 5000 sudah cukup nasi, telur, sayur, dan plus satu gorengan. waktu berjalan cepat, kemudian gorengan lenyap, masih gak masalah. tapi sekarang, tepatnya tadi siang, "sang imam bonjol" tak bisa berbuat banyak... hanya nasi dan telur yang gw dapat, akhirnya gw minta sambal, bagaimana lagi, nasi dan telur aja pasti tasteless...
gw lanjutkan ke fisika tadi, tapi masih tidak bisa. Gw perlu seseorang yang reliable, seseorang yang bisa gw tanyakan sesuatu, bisa memberi gw nasihat... sayangnya itu gak ada, kebanyakan teman gw adalah type "anak gaul" atau "pemain", dan celakanya, teman gw yang type "pelajar" pun gak terlalu dekat dengan gw, dan gw pun tak tahu apakah mereka bisa membantu gw.
gw iri, iri dengan "ikal" yang berteman dengan "lintang" dan "mahar". DImanakah gw bisa menemukan teman seperti mereka, yang mungkin di dekat orang seperti mereka, segala macam hal akan berani gw lalui. tapi itu hanya harapan kosong. Gw gak bisa membentuk orang di sekitar gw, lebih buruknya, justru gw yang terbawa arus mereka... Furthermore...!
Jam setengah dua siang. Gw yang biasanya dibawakan makan siang oleh kakak gw, hari ini nggak dapat. gak mau bikin pengeluaran yang terlalu besar, gw hanya mengeluarkan uang 5000 dari laci uang. Langsung beranjak ke warteg terdekat, naas, 5000 gw udah mulai turun pamornya.
Dulu, terhitung agustus gw pertama buka warnet, 5000 sudah cukup nasi, telur, sayur, dan plus satu gorengan. waktu berjalan cepat, kemudian gorengan lenyap, masih gak masalah. tapi sekarang, tepatnya tadi siang, "sang imam bonjol" tak bisa berbuat banyak... hanya nasi dan telur yang gw dapat, akhirnya gw minta sambal, bagaimana lagi, nasi dan telur aja pasti tasteless...
gw lanjutkan ke fisika tadi, tapi masih tidak bisa. Gw perlu seseorang yang reliable, seseorang yang bisa gw tanyakan sesuatu, bisa memberi gw nasihat... sayangnya itu gak ada, kebanyakan teman gw adalah type "anak gaul" atau "pemain", dan celakanya, teman gw yang type "pelajar" pun gak terlalu dekat dengan gw, dan gw pun tak tahu apakah mereka bisa membantu gw.
gw iri, iri dengan "ikal" yang berteman dengan "lintang" dan "mahar". DImanakah gw bisa menemukan teman seperti mereka, yang mungkin di dekat orang seperti mereka, segala macam hal akan berani gw lalui. tapi itu hanya harapan kosong. Gw gak bisa membentuk orang di sekitar gw, lebih buruknya, justru gw yang terbawa arus mereka... Furthermore...!
Minggu, 04 April 2010
Pembalasan kemarin
Minggu, hari ini gw ke gramedia, menyelesaikan apa yang belum gw kerjakan kemaren. gw sampai disana pas sesudah adzan dhuhur, so, gw langsung cabut kebawah. akhirnya gw merasakan kembali sholat disana. Secara, gw kemarin dhuhur di masjid risma dan ashar udah terlanjur dipanggil kakak gw.
Keluar dari musholla, tepatnya masih di basement, gw haus, beli minum dulu. gak gw sangka, Buku murah yang tepatnya kurang laku masih ada di sana. Dulu yang hanya disamping tangga dan bentuknya rapi bertumpuk-tumpuk, sekarang hanya di hamparkan diatas meja, sedangkan di tempat barunya di masukkan sejadi-jadinya di dalam box.
Nggak seperti dulu, yang pihak gramedia masih memberikan niat untuk menghabiskan isi gudangnya, jadi lebih tertata dan harga pun jelas sudah di ganti di setiap bukunya. Kini, dengan keadaan yang amburadul, dan label harga yang masih yang lama, juga tanpa penanda harga atau potongan. Seorang bapak, ketika gw tanya dia juga tidak tau menahu sistem harganya. Gw yang memang dari awal gak niat untuk beli disini cukup malas untuk bertanya ke penjaganya. ya sudahlah, minuman yang gw beli udah habis, langsung cabut ke atas.
So, gak seperti kemarin, gw memuaskan kebiasaan gw, baca terus sampai puyeng :p. sekitar jam 2-an, ada pemberitahuan akan diadakannya talkshow dengan master rubik di lantai satu. Kepalang tanggung, buku karikatur berjudul "dari presiden ke presiden" masih belum selesai. yah, paling juga hanya ngobrol-ngobrol kalau baru mulai, pikir gw.
Buku yang gw pegang sudah selesai gw baca, dan gw langsung terjun ke lantai 1. pikiran gw benar, saat gw turun, pas saat acara perform. Dimulai dari seorang anak seusia dibawah gw sedikit, 1 menit lebih untuk mensolve. kemudian berbincang, dan dikeluarkanlah beberapa anggota komunitas rubik jakarta, dengan rata-rata solve dari 16-28 detik. OK, mereka adu cepat solving, beberapa detik berlalu, akhirnya seorang keturunan china yang lebih dulu mensolve rubiknya... gak beberapa lama disusul yang lain, sontak penonton bertepuk tangan, gak lama, setelah berbincang kembali, ada seorang anak 10 tahun yang ingin perform, solve dalam 2 menit 16 detik. acara pun tiba saat akhir, dan gw pun melanjutkan aktifitas di sana.
Cukup banyak gw mondar mandir naik turun, si penjaga depan eskalator pun mungkin mulai ingat baju gw, mungkin di pikirannya cukup heran, orang ini kok bolak balik gak ada yang di beli -_-. Buku yang gw cari sudah dapat, so, saatnya baca lagi, tiga buku gw bawa ke tempat duduk lantai dua yang menghadap jalan raya, dinding yang menggunakan kaca membuat suasana enak untuk membaca. sampai buku terakhir, petugas sudah berulang kali mondar-mandir, bikin perasaan gak enak aja :p. Saat gw liat sekeliling, jiah, udah sepi tempat duduknya. hari juga sudah mulai gelap, gw percepat aja baca buku itu.
Tiba saat gw bayar, buku yang sudah gw perhitungkan dengan detil jumlahnya 100 ribu kurang, entah kenapa meleset, gw yang udah menyiapkan uang seratus ribu di kantong jadi bingung ketika disebutkan harganya, seratus dua ribu sekian. Aduh, pertama, dikantong gw gak jelas, sepertinya ada dua ribu, tapi, untuk recehnya, gw gak yakin, ntar kalo kurang buka dompet juga gw akhirnya, nah, yang kedua, dompet gw tuh agak susah dikeluarkannya, lagipula, buluknya minta ampun, maka dari itu gw udah siapin uang di kantong sebelum ke kasir.
"Nih mbak" akhirnya gw berikan uang sepuluh ribu.
Lalu gw pulang, cukup bingung juga naik angkot D11 atau 112. Trayek D11, walaupun sama dengan 112, tapi di pertigaan pura angkot berbelok untuk lewat jalan pal lama, otomatis gak lewat depan warnet gw. sebenarnya, hari ini gw harus jaga, secara kemaren gw libur. Tapi apa daya, karena kemaren acara udah kacau, tanpa bicara dulu, gw langsung aja ke gramedia, biarlah sadar kakak gw atas apa yang dia lakukan ke gw kemaren (-_-') . akhirnya gw naik 112, saat naik, seorang cewek mengeser duduknya, otomatis gw duduk disebelahnya kan? tapi anehnya, nih cewek seperti sakit leher, mukanya selalu berlawanan arah dengan tempat gw duduk. Buat apa dia geser kalau gak enak saat gw duduk di sebelahnya, lebih baik gw duduk di tempat lain, pikir gw. gak mau ambil pusing, gw duduk topang dagu, gak lupa gw liat struk harga bermasalah tadi. jiah, capek deh, buku yang di labelnya tertulis 22.300, tapi di struknya 25.300. Sungguh kecewa gw, masalahnya itu tadi, mengeluarkan dompetnya itu yang malu, kalau lebih mahal 3000, gw ikhlaskan aja deh, secara gw udah puas baca buku disana, tapi, ya tetap aja kecewa. Sudah agak lama, gw menengok sedikit, mbak yang tadi sudah biasa lagi sikapnya. Ada-ada aja... ('-_-)
Dan akhirnya gw turun di depan warnet, gw taruh buku yang gw beli di warnet, karena memang hanya bisa belajar di sana. acuh gak acuh gw langsung pergi lagi. Kebiasaan gw, dari warnet jalan kaki ke arah pasar pal. becek tanah bekas galian pipa gas kemaren, lebih baik gw menyebrang. mendekati pasar pal, gw pikir seberang gw udah gak becek, ternyata di depannya juga masih becek parah, refleks gw memindahkan kaki dari becek, dan kaki gw tertuju pada tempat yang gw pikir cor-an atau semacamnya, kondisi yang gelap gak memungkinkan gw untuk memastikannya, dan saat gw pijak. croot... jiah... ternyata itu gundukan tanah basah, agak terpendam sendal gw, sendal gw yang berbentuk mirip swallow saat gw tarik alasnya masih nempel, sedangkan talinya udah berusaha menariknya. Sial, akhirnya gw congkel alas sendal gw dengan jari, daripada sendal gw putus tali.
waduuh, hari ini ditutup dengan tangan gw yang kotor... Furthermore...!
Keluar dari musholla, tepatnya masih di basement, gw haus, beli minum dulu. gak gw sangka, Buku murah yang tepatnya kurang laku masih ada di sana. Dulu yang hanya disamping tangga dan bentuknya rapi bertumpuk-tumpuk, sekarang hanya di hamparkan diatas meja, sedangkan di tempat barunya di masukkan sejadi-jadinya di dalam box.
Nggak seperti dulu, yang pihak gramedia masih memberikan niat untuk menghabiskan isi gudangnya, jadi lebih tertata dan harga pun jelas sudah di ganti di setiap bukunya. Kini, dengan keadaan yang amburadul, dan label harga yang masih yang lama, juga tanpa penanda harga atau potongan. Seorang bapak, ketika gw tanya dia juga tidak tau menahu sistem harganya. Gw yang memang dari awal gak niat untuk beli disini cukup malas untuk bertanya ke penjaganya. ya sudahlah, minuman yang gw beli udah habis, langsung cabut ke atas.
So, gak seperti kemarin, gw memuaskan kebiasaan gw, baca terus sampai puyeng :p. sekitar jam 2-an, ada pemberitahuan akan diadakannya talkshow dengan master rubik di lantai satu. Kepalang tanggung, buku karikatur berjudul "dari presiden ke presiden" masih belum selesai. yah, paling juga hanya ngobrol-ngobrol kalau baru mulai, pikir gw.
Buku yang gw pegang sudah selesai gw baca, dan gw langsung terjun ke lantai 1. pikiran gw benar, saat gw turun, pas saat acara perform. Dimulai dari seorang anak seusia dibawah gw sedikit, 1 menit lebih untuk mensolve. kemudian berbincang, dan dikeluarkanlah beberapa anggota komunitas rubik jakarta, dengan rata-rata solve dari 16-28 detik. OK, mereka adu cepat solving, beberapa detik berlalu, akhirnya seorang keturunan china yang lebih dulu mensolve rubiknya... gak beberapa lama disusul yang lain, sontak penonton bertepuk tangan, gak lama, setelah berbincang kembali, ada seorang anak 10 tahun yang ingin perform, solve dalam 2 menit 16 detik. acara pun tiba saat akhir, dan gw pun melanjutkan aktifitas di sana.
Cukup banyak gw mondar mandir naik turun, si penjaga depan eskalator pun mungkin mulai ingat baju gw, mungkin di pikirannya cukup heran, orang ini kok bolak balik gak ada yang di beli -_-. Buku yang gw cari sudah dapat, so, saatnya baca lagi, tiga buku gw bawa ke tempat duduk lantai dua yang menghadap jalan raya, dinding yang menggunakan kaca membuat suasana enak untuk membaca. sampai buku terakhir, petugas sudah berulang kali mondar-mandir, bikin perasaan gak enak aja :p. Saat gw liat sekeliling, jiah, udah sepi tempat duduknya. hari juga sudah mulai gelap, gw percepat aja baca buku itu.
Tiba saat gw bayar, buku yang sudah gw perhitungkan dengan detil jumlahnya 100 ribu kurang, entah kenapa meleset, gw yang udah menyiapkan uang seratus ribu di kantong jadi bingung ketika disebutkan harganya, seratus dua ribu sekian. Aduh, pertama, dikantong gw gak jelas, sepertinya ada dua ribu, tapi, untuk recehnya, gw gak yakin, ntar kalo kurang buka dompet juga gw akhirnya, nah, yang kedua, dompet gw tuh agak susah dikeluarkannya, lagipula, buluknya minta ampun, maka dari itu gw udah siapin uang di kantong sebelum ke kasir.
"Nih mbak" akhirnya gw berikan uang sepuluh ribu.
Lalu gw pulang, cukup bingung juga naik angkot D11 atau 112. Trayek D11, walaupun sama dengan 112, tapi di pertigaan pura angkot berbelok untuk lewat jalan pal lama, otomatis gak lewat depan warnet gw. sebenarnya, hari ini gw harus jaga, secara kemaren gw libur. Tapi apa daya, karena kemaren acara udah kacau, tanpa bicara dulu, gw langsung aja ke gramedia, biarlah sadar kakak gw atas apa yang dia lakukan ke gw kemaren (-_-') . akhirnya gw naik 112, saat naik, seorang cewek mengeser duduknya, otomatis gw duduk disebelahnya kan? tapi anehnya, nih cewek seperti sakit leher, mukanya selalu berlawanan arah dengan tempat gw duduk. Buat apa dia geser kalau gak enak saat gw duduk di sebelahnya, lebih baik gw duduk di tempat lain, pikir gw. gak mau ambil pusing, gw duduk topang dagu, gak lupa gw liat struk harga bermasalah tadi. jiah, capek deh, buku yang di labelnya tertulis 22.300, tapi di struknya 25.300. Sungguh kecewa gw, masalahnya itu tadi, mengeluarkan dompetnya itu yang malu, kalau lebih mahal 3000, gw ikhlaskan aja deh, secara gw udah puas baca buku disana, tapi, ya tetap aja kecewa. Sudah agak lama, gw menengok sedikit, mbak yang tadi sudah biasa lagi sikapnya. Ada-ada aja... ('-_-)
Dan akhirnya gw turun di depan warnet, gw taruh buku yang gw beli di warnet, karena memang hanya bisa belajar di sana. acuh gak acuh gw langsung pergi lagi. Kebiasaan gw, dari warnet jalan kaki ke arah pasar pal. becek tanah bekas galian pipa gas kemaren, lebih baik gw menyebrang. mendekati pasar pal, gw pikir seberang gw udah gak becek, ternyata di depannya juga masih becek parah, refleks gw memindahkan kaki dari becek, dan kaki gw tertuju pada tempat yang gw pikir cor-an atau semacamnya, kondisi yang gelap gak memungkinkan gw untuk memastikannya, dan saat gw pijak. croot... jiah... ternyata itu gundukan tanah basah, agak terpendam sendal gw, sendal gw yang berbentuk mirip swallow saat gw tarik alasnya masih nempel, sedangkan talinya udah berusaha menariknya. Sial, akhirnya gw congkel alas sendal gw dengan jari, daripada sendal gw putus tali.
waduuh, hari ini ditutup dengan tangan gw yang kotor... Furthermore...!
Sabtu, 03 April 2010
Everything was messed up
"De, ke warnet sebentar, uda mau ke harco"
Gak tau kenapa, gw meng-iya-kan aja omongan lawan bicara gw di handphone itu. Dari lantai 2 gramedia depok, gw turun dan langsung naik angkot D11. meninggalkan dua teman gw disana, dan meninggalkan semuanya berantakan...
Dimulai dari pagi hari, pikiran gw yang kacau kemarin masih terbawa sampai tadi pagi. gw yang ketika bangun diperintahkan ibu gw untuk mengurusi lemari, pikiran gw kosong, gw lakuin aja apa yang ibu gw minta, ditambah omongan kakak tertua gw yang ngeselin.
lanjut gw nonton "brother bear". Zakie, temen gw dateng ke rumah gw...
"Donk, jadi gak ke gramed-nya" zakie manggil gw, dengan panggilan gw "padonk".
gak terlalu jauh dari tadi pagi, pikiran gw masih kosong. memang gw berencana hari ini untuk ke gramed, tapi, seinget gw harusnya dia kemarin sudah pergi. akhirnya gw iya kan ajakannya, gw juga ingin ke sana, apa salahnya?
"brother bear" selesai, gw bersiap untuk pergi. Gak lama zakie dateng. sembari nunggu celana gw yang dijahit ibu gw, gw ngobrol dulu dengan zakie, dia membicarakan tentang TO hari minggu, gw gak bisa, hari ini, sabtu, harusnya gw jaga warnet, tapi kakak gw yang harusnya jaga minggu, ada acara besok, gak tau kenapa, gw iyakan aja, padahal gw juga ingin untuk hadir di TO tsb.
OK, gw dah jalan, zakie berniat untuk bawa ceweknya, prita. It's OK. akhirnya gw jalan bertiga. gw yang lumayan lama gak ke daerah margonda, cukup aneh juga melihat banyaknya perubahan disana, turun dari angkot, gak langsung ke gramedia, gw lebih milih ke warung kelontong di samping SD, gw dulu biasa beli sesuatu seperti minuman atau roti di sana. walau gak kenal penjualnya, karena mungkin memang selalu ganti, abang penjual itu bertanya ke gw kenapa gak masuk ke dalam, secara abangnya juga liat kalo gw turun bertiga, tapi cuma zakie dan prita aja yang masuk duluan. praktis gw jawab hanya untuk melihat-lihat, karena gw memang sudah cukup lama gak ke sana.
cukup lama di gramedia, zakie dan prita ingin pergi ke margo...
"OK, gw keatas ya, lu ke margo aja, ntar kalo lu udah, balik aja lagi, gw lama kok disini" kata gw.
balik lagi keatas, gw ambil buku, gw ke arah kaca yang menghadap jalan raya, di tangan gw ada buku 'tips dan trik fisika', baru baca bagian dimensi, gw udah terbawa melamun melihat ke jalan raya. cukup lama, akhirnya gw ingin kembalikan buku yang gw pegang, sampai akhirnya gw dapat telpon itu, telpon yang bikin gw kesel ketika gw sampai di warnet ini...
singkat cerita, ketiga di angkot gw baru sadar, margonda yang cukup macet ketika weekend membuat gw termenung memikirkan kebodohan gw dari tadi. Gw libur, kenapa gw mau dipanggil untuk jaga warnet, dan lagi, gw belum beli apa2 di gramedia, lebih bodohnya lagi, gw kan gak sendiri ke sana, gw dah ninggalin 2 temen gw, dan HP gw dak ada pulsa, gimana gw kasih tahu temen gw itu, dan bodohnya, gw gak menunggu bertemu teman gw, baru pergi. rasa bersalah mulai menghinggapi diri gw.
sampai di stasiun UI, HP gw bunyi, ada 2 sms, satu dari teman bachenk, bani.
"padonk, maen futsal di Nacha, ngumpul jam 3-an" sms dia. dan satu lagi dari prita...
"padonk masih di gramed, kan?"
pikiran gw dah campur aduk, gw dah mengkacaukan acara di gramedia, sedangkan acara bachenk pun gw gak tau dan arrggghhh... gw males mikirinnya.
puncak kekesalan gw saat tiba di warnet gw, yang duduk di bangku OP bukan kakak gw, tapi orang yang jaga shift malem. Anjrit...
kenapa tadi manggil gw buat jaga kalo ada dia?
dan disini gw, menumpahkan semua kekesalan gw di tulisan ini.... nanti malem anak risma mau adain bakar ayam, tapi...
gak tau kenapa, gw kesel ma diri gw sendiri. pikiran gw kosong, gak ada motivasi, gw gak bisa berpikir jernih, gw perlu seseorang, andaikan gw punya SAHABAT... Furthermore...!
Gak tau kenapa, gw meng-iya-kan aja omongan lawan bicara gw di handphone itu. Dari lantai 2 gramedia depok, gw turun dan langsung naik angkot D11. meninggalkan dua teman gw disana, dan meninggalkan semuanya berantakan...
Dimulai dari pagi hari, pikiran gw yang kacau kemarin masih terbawa sampai tadi pagi. gw yang ketika bangun diperintahkan ibu gw untuk mengurusi lemari, pikiran gw kosong, gw lakuin aja apa yang ibu gw minta, ditambah omongan kakak tertua gw yang ngeselin.
lanjut gw nonton "brother bear". Zakie, temen gw dateng ke rumah gw...
"Donk, jadi gak ke gramed-nya" zakie manggil gw, dengan panggilan gw "padonk".
gak terlalu jauh dari tadi pagi, pikiran gw masih kosong. memang gw berencana hari ini untuk ke gramed, tapi, seinget gw harusnya dia kemarin sudah pergi. akhirnya gw iya kan ajakannya, gw juga ingin ke sana, apa salahnya?
"brother bear" selesai, gw bersiap untuk pergi. Gak lama zakie dateng. sembari nunggu celana gw yang dijahit ibu gw, gw ngobrol dulu dengan zakie, dia membicarakan tentang TO hari minggu, gw gak bisa, hari ini, sabtu, harusnya gw jaga warnet, tapi kakak gw yang harusnya jaga minggu, ada acara besok, gak tau kenapa, gw iyakan aja, padahal gw juga ingin untuk hadir di TO tsb.
OK, gw dah jalan, zakie berniat untuk bawa ceweknya, prita. It's OK. akhirnya gw jalan bertiga. gw yang lumayan lama gak ke daerah margonda, cukup aneh juga melihat banyaknya perubahan disana, turun dari angkot, gak langsung ke gramedia, gw lebih milih ke warung kelontong di samping SD, gw dulu biasa beli sesuatu seperti minuman atau roti di sana. walau gak kenal penjualnya, karena mungkin memang selalu ganti, abang penjual itu bertanya ke gw kenapa gak masuk ke dalam, secara abangnya juga liat kalo gw turun bertiga, tapi cuma zakie dan prita aja yang masuk duluan. praktis gw jawab hanya untuk melihat-lihat, karena gw memang sudah cukup lama gak ke sana.
cukup lama di gramedia, zakie dan prita ingin pergi ke margo...
"OK, gw keatas ya, lu ke margo aja, ntar kalo lu udah, balik aja lagi, gw lama kok disini" kata gw.
balik lagi keatas, gw ambil buku, gw ke arah kaca yang menghadap jalan raya, di tangan gw ada buku 'tips dan trik fisika', baru baca bagian dimensi, gw udah terbawa melamun melihat ke jalan raya. cukup lama, akhirnya gw ingin kembalikan buku yang gw pegang, sampai akhirnya gw dapat telpon itu, telpon yang bikin gw kesel ketika gw sampai di warnet ini...
singkat cerita, ketiga di angkot gw baru sadar, margonda yang cukup macet ketika weekend membuat gw termenung memikirkan kebodohan gw dari tadi. Gw libur, kenapa gw mau dipanggil untuk jaga warnet, dan lagi, gw belum beli apa2 di gramedia, lebih bodohnya lagi, gw kan gak sendiri ke sana, gw dah ninggalin 2 temen gw, dan HP gw dak ada pulsa, gimana gw kasih tahu temen gw itu, dan bodohnya, gw gak menunggu bertemu teman gw, baru pergi. rasa bersalah mulai menghinggapi diri gw.
sampai di stasiun UI, HP gw bunyi, ada 2 sms, satu dari teman bachenk, bani.
"padonk, maen futsal di Nacha, ngumpul jam 3-an" sms dia. dan satu lagi dari prita...
"padonk masih di gramed, kan?"
pikiran gw dah campur aduk, gw dah mengkacaukan acara di gramedia, sedangkan acara bachenk pun gw gak tau dan arrggghhh... gw males mikirinnya.
puncak kekesalan gw saat tiba di warnet gw, yang duduk di bangku OP bukan kakak gw, tapi orang yang jaga shift malem. Anjrit...
kenapa tadi manggil gw buat jaga kalo ada dia?
dan disini gw, menumpahkan semua kekesalan gw di tulisan ini.... nanti malem anak risma mau adain bakar ayam, tapi...
gak tau kenapa, gw kesel ma diri gw sendiri. pikiran gw kosong, gak ada motivasi, gw gak bisa berpikir jernih, gw perlu seseorang, andaikan gw punya SAHABAT... Furthermore...!
Jumat, 02 April 2010
Menggunakan gadget dan semacamnya di jalanan? Siapa takut?
dimulai sekitar sebulan lalu, gw yang memang jalan kaki ke tempat gw kerja saat ini --warnet kakak gw tepatnya--, merasa lebih enak kalau jalan denger sesuatu. Ditambah gw juga suka dengerin Tj ma Kemal kalo pagi di acara "semangat pagi", so, apa salahnya kalau gw dengerin mereka saat di jalan?
awal gw make earphone, pandangan orang ke gw seperti gw semacam ndeso kurang lebih, sialnya, jalan yang gw lalui itu memang wilayah perkampungan. makin jadi aneh deh pandangan orang sekitar jalanan melihat gw.
gak mau kalah, dengan percaya diri gw acuhkan aja pandangan mereka. Di daerah perkampungan masih lebih baik, yang lebih parah justru karena gw melalui daerah pasar, walaupun ada yang PD juga, tapi disini lebih rame, malu juga gw diliatin tukang ojek dan pedagang,gw cuma bisa senyum-senyum aja.

tapi sekarang cerita udah lain, mungkin karena udah mulai sering melihat (atau udah ngerti kalau gw gila mungkin :p) mereka udah biasa aja melihat gw lewat, memang seharusnya seperti ini, menurut gw, teknologi itu untuk memudahkan manusia, kalau sekarang orang-orangnya malu untuk menggunakan, buat apa teknologi itu ada? ini yang gw masih bingung dengan orang2 indonesia, mereka pikir itu norak, justru bagi gw, hanya bisa memiliki teknologi dan gak berani memanfaatkannya itu yang norak... Furthermore...!
awal gw make earphone, pandangan orang ke gw seperti gw semacam ndeso kurang lebih, sialnya, jalan yang gw lalui itu memang wilayah perkampungan. makin jadi aneh deh pandangan orang sekitar jalanan melihat gw.
gak mau kalah, dengan percaya diri gw acuhkan aja pandangan mereka. Di daerah perkampungan masih lebih baik, yang lebih parah justru karena gw melalui daerah pasar, walaupun ada yang PD juga, tapi disini lebih rame, malu juga gw diliatin tukang ojek dan pedagang,gw cuma bisa senyum-senyum aja.

tapi sekarang cerita udah lain, mungkin karena udah mulai sering melihat (atau udah ngerti kalau gw gila mungkin :p) mereka udah biasa aja melihat gw lewat, memang seharusnya seperti ini, menurut gw, teknologi itu untuk memudahkan manusia, kalau sekarang orang-orangnya malu untuk menggunakan, buat apa teknologi itu ada? ini yang gw masih bingung dengan orang2 indonesia, mereka pikir itu norak, justru bagi gw, hanya bisa memiliki teknologi dan gak berani memanfaatkannya itu yang norak... Furthermore...!
Pengalihan kepenatan
seperti yang gw bilang di "lies between two worlds" sebenarnya agak males juga nulis tentang anggota bachenk semua. Memang bagusnya harus ada selingan. baru gw sadar pas baca sebuah manga. baru baca chapter pertama aja gw langsung yakin, pasti gw bakal suka dengan manga ini.
Sebenarnya aneh juga, secara ini komik walaupun di onemanga masuk bagian shonen(manga untuk anak laki-laki) tapi ceritanya seperti manga shojo(untuk anak perempuan).
dengan baca manga ini, pikiran gw malah balik ke reality, jadi seperti apa yang harus gw lakuin, apa yang gw mau, lebih tepatnya, mau seperti apa gw, udah terwakili banget ma manga ini.
sampai gw bikin wallpaper untuk hp gw, ini kali pertama gw bikin wallpaper, walaupun udah dari dulu gw mulai ngerti photoshop. ini dia...

sebenarnya foto yang ditengah itu gak mewakili, tapi, hanya itu yang menurut gw paling bagus. Bagian yang paling gw suka, cewe yang bagian bawah, senyumnya yang renyah, ini alasan gw meneruskan baca manga ini saat itu, selain itu ada juga alasan pribadi.
karena baca manga ini, gw putuskan buat bikin cerita-cerita selingan mulai saat ini, jadi gak harus gw nulis tentang anggota satu-persatu terus menerus.
so, I'll enjoy this blog for more, and I hope you will... Furthermore...!
Sebenarnya aneh juga, secara ini komik walaupun di onemanga masuk bagian shonen(manga untuk anak laki-laki) tapi ceritanya seperti manga shojo(untuk anak perempuan).
dengan baca manga ini, pikiran gw malah balik ke reality, jadi seperti apa yang harus gw lakuin, apa yang gw mau, lebih tepatnya, mau seperti apa gw, udah terwakili banget ma manga ini.
sampai gw bikin wallpaper untuk hp gw, ini kali pertama gw bikin wallpaper, walaupun udah dari dulu gw mulai ngerti photoshop. ini dia...

sebenarnya foto yang ditengah itu gak mewakili, tapi, hanya itu yang menurut gw paling bagus. Bagian yang paling gw suka, cewe yang bagian bawah, senyumnya yang renyah, ini alasan gw meneruskan baca manga ini saat itu, selain itu ada juga alasan pribadi.
karena baca manga ini, gw putuskan buat bikin cerita-cerita selingan mulai saat ini, jadi gak harus gw nulis tentang anggota satu-persatu terus menerus.
so, I'll enjoy this blog for more, and I hope you will... Furthermore...!
Langganan:
Komentar (Atom)
