Senin, 28 Desember 2009

Talk less do more

Deri,
sebenarnya, kurang pas kalau gw menggunakan nama aslinya disini. Deri, layaknya remaja smk, lebih sering dipanggil dengan nickname "Bocu". kurang tahu penyebab dipanggil Bocu. yang gw yakin, nama itu dikasih anak-anak sekelas. Bocu punya wajah dan perawakan lumayan, menurut gw, dia yang paling layak disebut gagah diantara kami. sayang, sifatnya nggak mendukung appearance-nya. yah, ga jauh seperti Harjico. letak perbedaannya, Harjiko lebih mengarah tipe pendiam, dan kebalikannya, Bocu justru lebih kearah tipikal banyak omong, dan cenderung pembohong.

Dengan tampangnya, gw rasa Bocu bisa aja punya banyak pacar. tapi dia punya kekurangan, kurang bisa dekat dengan makhluk ciptaan paling penuh misteri, apa lagi kalau bukan yang namanya cewek. setiap berhadapan dengan cewek, terlihat jelas kalau ada sikap salah tingkah, tentu saja kecuali 2 cewek nggak jelas kepunyaan bachenk. Padahal gw cukup salut dengan keahlian bermain bolanya, cepat dan dinamis, cara bermain yang sulit gw tiru --tentunya, dengan berat badan gw yang sekarang sudah sampai 70 kg--.

Yang gw nggak suka dari Bocu, seperti tadi gw tulis diatas, Bocu sering banyak omong, dan cenderung pembohong. Dan gw --yang ga gampang dibohongin(tapi gampang dikadalin :p)-- langsung tahu saat dia bohong dengan melihat cara bicaranya. sebenarnya nggak banyak bohong, tapi dalam membicarakan sesuatu agak berlebihan dan kadang sok tahu, sehingga untuk meyakinkan lawan bicara diperlukan sedikit bumbu yang tak lain kebohongan memang. terkadang, saat mendengar penuturannya, gw merasa fine-fine aja, tapi kalo berlebihan, agak jengkel juga.

lepas dari semua, Bocu juga cukup asyik, nggak susah cari topik pembicaraan kalau dengan dia, yang ada disekitar kita aja sudah lebih dari cukup untuk jadi topik.

Setahu gw, ayahnya seorang guru musik, heran, angin apa yang membuat anaknya seperti ini. Bocu tinggal di daerah kampung, so, dia tahu pergaulan kampung, tapi nggak seperti yang lain, Bocu nggak berpenampilan dan berkelakuan macam anak alay(gw denger sih gitu). satu lagi yang gw suka dari dia, Bocu sifatnya cukup menerima, maksudnya, nilai jelek ya... biasa-biasa aja, hehe...:D

lie is like a seed. if you are watering it continuously with another lie, then, it will grows... taller and taller... and only one thing can subvert it, not a very sharp saw, but a honesty over the lie...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar