Senin, 30 November 2009

lies between two worlds

sebenarnya, males nih akhir-akhir ini cuma nulis tentang anggota bachenk satu persatu. sebenernya sih pengen langsung nulis cerita-cerita serunya. Soalnya kalau terlalu lama, aku takut agak kabur gitu dari ingatan aku. Ya sudahlah, aku terusin lagi aja nanggung juga...

Pandu,
Okama, hehe, itu bahasa jepang, gw baca dari komik one piece, artinya kurang lebih adalah seseorang yang terjebak di dua dunia. Bukan dunia manusia dengan dunia ghaib, tapi dunia laki-laki dengan dunia perempuan, alias banci... hehe... sorry, nggak maksud menginsult, tapi, ya gitu deh...

Tubuhnya biasa, nggak ada yang beda dari yang lain, cuma sikap dan kesukaannya itu yang rada aneh, seperti perempuan. Dengan bulu mata agak lentik dan cara jalan yang aneh, maka cukup wajar orang disekitar pandu berpikir demikian. dengar-dengar, dari SD pandu memang lebih dekat dengan teman perempuan dari pada teman lelakinya. Kelakuan itu juga masih terlihat. Rajin menulis, dekat dengan temen perempuan sekelas, apa lagi dengan kelas tata boga, cukup sering lihat dia masuk kelas bawa kue hasil praktek kelas tata boga. lumayan lah dapet makanan gratis, hehehe...

Gw -yang nggak tahu kenapa- punya naluri nggak bisa dekat dengan orang yang agak weirdo(padahal sendirinya aneh), so, gw nggak terlalu dekat dengannya. Kalau pulang dan terjebak berbarengan dengannya pun paling hanya salam, dan sampai berpisah pun nggak banyak berbicara. Satu-satunya interest antara gw dan pandu, gw pikir hanya dalam hal ini, yaitu komik dan anime. Kalo liat binder miliknya, langsung terlihat sisi ke-perempuan-annya. Gambar, puisi, corat-coret ga jelas, dan lirik-lirik lagu. Nah, yang terakhir ini, lirik lagu, kebanyakan lagu-lagu cengeng, ga masalah sih. tapi agak aneh aja...

lepas dari itu, ada yang kami suka dari dia. Rumahnya yang cukup luas dan ada kebun, kolam dan mushola disamping rumah. Hal ini yang membuat anak-anak(teman sekelas) sering maen kerumahnya. Dan terkadang, mebuat acara disana. Makan rujak, petik kelapa, mengerjakan tugas, dan lain-lain kami kerjakan disana.

Pertama kali datang ke rumah dia, gw cukup heran. Keluarganya nggak ada yang aneh, ramah, dan yang lebih aneh lagi saat gw bertemu bapaknya.

"Mari Om..." Sapaku
Dibalasnya dengan senyum. Aku cukup kaget, bapaknya berpenampilan agak sangar, seperti preman, lalu, darimana datangnya sifat anaknya? yah, begitulah manusia, ada kekurangan dan ada kelebihannya...

Allah has decreed to human in pairs. Take your path and don't exceed the limits. Be a man!
Furthermore...!

Rabu, 11 November 2009

Sluggish Kid

Harjiko,
Aduh, bagaimana menulisnya ya? Kulit bersih, rambut rapi, tampang lumayan, model orang yang banyak di Majalah Eksekutif, tapi sayangnya... Harjico bukan orang yang bisa memanfaatkan potensinya. Kalau jalan, lemes, seperti orang patah semangat tapi wajahnya nggak ada expresi, biasa saja. Kalau melihat dia dari jauh, sudah bisa menebak kalau itu dia. ciri khas jalan lambat, therefore, harjico kadang dipanggil boyo, singkatan dari "Bocah Loyo".

Orangnya lemah, kadang suka sok tahu. Harjico juga sering jadi bahan kacangan. harjico bukan orang kaya, yah biasa seperti yang lainnya, suka simpan tunggakan di sekolah, tapi dia beda dengan yang lain. Kalau yang lain ada yang nunggak tapi bisa jajan banyak dengan tanpa beban, rokok, kopi, dan sebangsanya, sekolah bawa motor, bahkan ada yang nunggak tapi duit yang dikasih malah masuk kantong cewek. Apalagi jaman sekarang, satu permasalahan pengeluaran bertambah, PULSA. Harjico termasuk orang yang irit, sampai ada kesan dia nggak akan mengeluarkan uangnya. Tapi memang keadaannya seperti itu, mau bagaimana lagi, kalau lihat harjico jajan, cukup perhitungan, kalo sudah makan, kelihatan sekali dihayatin makannya, nggak enak juga kalo kita jajan dia nggak.

Baiknya, Harjico bukan termasuk pemarah. Dikacangin setengah botak juga kurang "ngeffeck", paling keluar kata "sabar aja gw mah". Orangnya juga lumayan enak diajak "ngobrol", yang pasti, dia nggak akan membuat kita kesel. Sikapnya juga nggak kaku, dibanding yang lain, kalo lagi di jalan hanya berdua, masih enak "ngobrol", Beda kalau dengan yang lain. dia juga punya interest yang sama denganku, ambil ekskul rohis dan basket, akhirnya, banyak "ngobrol" juga dengannya.

Be stronger and smarter!!! cause a man must be a leader, at least, a leader of his family...
Furthermore...!

Senin, 02 November 2009

Youth but oldish

Damar,
Manusia yang satu ini unik. Berpostur lumayan tegap, kulit yang hitam dan rambut ikal membuat orang yang pertama melihatnya akan mengira ia keturunan ambon. Sifatnya agak kasar dan noisy...yang aneh dari dia dan hanya dia yang punya yaitu gaya, penampilan, dan sikapnya seperti orang tua atau om-om(alah... om seneng). Maklum, hobby dan interest damar memang ngobrol dengan orang-orang tua. instead, sepertinya dia lebih connect kalau chit-chat dengan yang lebih tua dari pada temen seusianya. Tahu kan kalau guru itu orang yang lebih tua, therefore, damar dekat dengan guru-guru. Dengan modal chaper (cari perhatian) ma SKSD ( sok kenal sok deket), dingdong... jadilah damar murid kesayangan guru-guru, hahahaha...

tadi, gw sebut dia noisy, berisik, simply and solely karena dia itu agak kurang pendengarannya. Kalo dipanggil, susahnya bukan main. kalau menurutku, kebiasaan damar yang suka mendengar musik baik dari mp3 player maupun HP dengan volume tinggi yang membuat cantelannya(baca:kuping) itu kurang bagus pendengarannya. So, kalau memanggil damar saat dia di atas motor, jangan berharap dia akan menengok.

Sebenarnya damar murah senyum, kalau kalian bertatap mata dengan dia dengan pandangan yang aneh sambil senyum-senyum, pasti dia ikut senyum, lalu bertanya, "ngapa lo senyum?". Tapi kalau sudah marah, tidak keliatan senyumnya, serba 'ga asyik', semacam ngambek gitu.

Dan mirip sunjani, damar seperti punya uang terus. Kata Damar, kalau bapak angkatnya itu banyak, gw percaya kalau melihat dompet dan HPnya, isinya banyak nomor om-om dari pada nomor 'cewek'.

Damar tidak tinggal tetap, kalau tidak salah, dia juga tidak tinggal dengan orang tuanya, tapi dengan saudara-saudaranya. Dan karena chaper dan SKSDnya dengan orang-orang juga memang connect dengan orang lebih tua(masih heran, memang dia dari abad berapa sih), jadi banyak kenalan om-om dan dia ngaku kalo itu bapak-bapak angkatnya. lebih banyak dia cerita bapak angkatnya, seingat gw nggak pernah dia cerita tentang orang tua aslinya. ya, sudahlah, kenapa harus dipusingkan. Next...

Satu yang gw kurang suka, kalau dia 'ngambek' dan sifat agak suka pamer, sibuk mengurus yang dia punya, kadang egois dan impatient...

adolescence is a gap between cildhood and old age. don't be childish neither oldish. Let it go properly... because the time will never return...
Furthermore...!